BOJONEGORO | Radar Nusantara 7 – Kapolres Bojonegoro membuka kegiatan Supervisi Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Jawa Timur yang berlangsung di Gedung AP I Rawi Polres Bojonegoro, Senin (22/6/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas dan profesionalisme personel kepolisian menghadapi tantangan kejahatan siber yang terus berkembang.
Kegiatan supervisi tersebut diikuti personel dari Polres Bojonegoro, Polres Gresik, Polres Lamongan, dan Polres Tuban. Selain sebagai sarana pembinaan teknis, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat kemampuan penyidikan tindak pidana siber serta meningkatkan koordinasi antar satuan kewilayahan.
Dalam sambutannya, Kapolres Bojonegoro menegaskan bahwa pesatnya perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan signifikan terhadap pola dan modus kejahatan. Oleh sebab itu, aparat penegak hukum dituntut untuk terus meningkatkan kemampuan dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.
“Melalui kegiatan supervisi ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, kemampuan, dan profesionalisme personel dalam pelaksanaan tugas, khususnya dalam penanganan kasus-kasus kejahatan siber yang saat ini terus berkembang,” ujar Kapolres.
Menurutnya, ancaman kejahatan siber saat ini tidak hanya menyasar masyarakat secara individu, tetapi juga lembaga pemerintahan, sektor usaha, hingga berbagai layanan publik. Kondisi tersebut menuntut kesiapan personel kepolisian dalam mengantisipasi dan menangani berbagai bentuk tindak pidana berbasis teknologi digital.
Supervisi yang dilaksanakan Ditressiber Polda Jawa Timur juga menjadi forum evaluasi dan penyamaan persepsi terkait penanganan perkara siber. Selain itu, kegiatan ini bertujuan memperkuat strategi penyelidikan dan penyidikan agar selaras dengan perkembangan teknologi serta regulasi yang berlaku.
Dengan adanya pembekalan dan pendampingan tersebut, diharapkan seluruh personel semakin siap dalam menghadapi tantangan kejahatan digital, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, mempercepat proses penanganan perkara, serta mewujudkan penegakan hukum yang profesional, modern, dan terpercaya.
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme dan menjadi bagian dari komitmen Polri dalam meningkatkan kemampuan sumber daya manusia guna menghadapi dinamika keamanan di era digital yang semakin kompleks.
(Redaksi Radar Nusantara 7)






