PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
1782222108646

PONOROGO | Radar Nusantara 7 – Semangat gotong royong dan kebersamaan terus mewarnai pembangunan empat Jembatan Garuda di Kabupaten Ponorogo. Program yang menjadi bagian dari upaya peningkatan konektivitas wilayah tersebut tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemanunggalan antara TNI dan masyarakat.

Empat Jembatan Garuda yang saat ini dalam tahap pembangunan berada di Desa Slahung, Kecamatan Slahung; Desa Baosan Lor, Kecamatan Ngrayun; Desa Mojomati, Kecamatan Jetis; serta Desa Tempuran, Kecamatan Sawoo. Kehadiran proyek tersebut mendapat dukungan penuh dari masyarakat yang secara aktif terlibat dalam proses pengerjaannya.

Setiap hari, warga bersama personel TNI tampak bahu-membahu menyelesaikan pembangunan jembatan. Kebersamaan yang terjalin di lapangan menjadi gambaran nyata masih kuatnya budaya gotong royong yang menjadi identitas masyarakat Ponorogo atau yang dikenal sebagai Bumi Reog.

Komandan Korem 081/Dhirotsaha Jaya (DSJ), Kolonel Arm Untoro Hariyanto, menegaskan bahwa semangat gotong royong merupakan kekuatan utama yang menggerakkan pembangunan Jembatan Garuda di seluruh wilayah jajaran Korem 081/DSJ.

“Semangat gotong royong menjadi energi yang terus menggerakkan seluruh proses pembangunan Jembatan Garuda di wilayah jajaran kami,” ujar Danrem 081/DSJ, Selasa (23/6/2026).

Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat menunjukkan bahwa nilai-nilai kebersamaan masih terjaga dengan baik. Selain mempercepat penyelesaian pembangunan, keterlibatan warga juga menjadi bukti kuatnya sinergi antara TNI dan rakyat dalam mendukung pembangunan daerah.

“Pembangunan Jembatan Garuda bukan hanya membangun sarana penghubung, tetapi juga membangun kebersamaan dan kepedulian. Kehadiran masyarakat yang bekerja bersama prajurit menunjukkan kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tegasnya.

Kolonel Untoro menjelaskan, program Jembatan Garuda yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto melalui TNI Angkatan Darat merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam membuka akses wilayah yang sebelumnya mengalami keterbatasan konektivitas.

Keberadaan jembatan tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mendukung distribusi hasil pertanian, mempermudah akses pendidikan dan layanan kesehatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah pedesaan.

Antusiasme masyarakat terhadap pembangunan ini terlihat jelas di berbagai lokasi, salah satunya di Desa Baosan Lor. Warga secara bergantian menyisihkan waktu untuk membantu proses pembangunan meskipun tetap harus menjalankan aktivitas sehari-hari demi memenuhi kebutuhan keluarga.

Purwo Susilo, salah seorang warga Desa Baosan Lor, mengaku sangat mendukung pembangunan Jembatan Garuda karena manfaatnya yang akan dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kami warga di sini sangat senang dengan dibangunnya Jembatan Garuda. Karena itu kami bersama bapak-bapak TNI bergotong royong agar pembangunan bisa segera selesai,” ungkapnya.

Ia menambahkan, selama ini akses yang tersedia masih menjadi kendala bagi aktivitas masyarakat. Dengan hadirnya jembatan baru, berbagai kegiatan diyakini akan menjadi lebih mudah dan efisien.

“Kalau jembatan sudah jadi, akses kami akan lebih mudah. Anak-anak ke sekolah lebih lancar, hasil pertanian juga lebih cepat dibawa ke pasar. Karena itu kami mendukung penuh pembangunan ini,” katanya.

Seiring progres pembangunan yang terus berjalan, harapan masyarakat pun semakin besar. Keempat Jembatan Garuda tersebut diharapkan menjadi penggerak berbagai sektor pembangunan sekaligus simbol kuatnya semangat gotong royong yang tetap hidup dan terjaga di tengah masyarakat Ponorogo.

Pembangunan ini tidak hanya menghadirkan manfaat fisik berupa sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan rakyat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Sumber:humas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *