Radar nusantara//Bojonegoro – Wujud kepedulian terhadap warga lanjut usia (lansia) yang hidup sebatang kara kembali ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Sosial (Dinsos) bersama Polsek Kalitidu. Kedua instansi bersinergi melakukan peninjauan sekaligus menyalurkan bantuan kepada Mbah Suparman, seorang lansia yang tinggal seorang diri di kawasan pemakaman Desa Sumengko, Kecamatan Kalitidu, Rabu (24/6/2026).
Kegiatan tersebut merupakan kunjungan lanjutan setelah sebelumnya tim Dinsos Kabupaten Bojonegoro melakukan asesmen awal terhadap kondisi Mbah Suparman sekitar sepekan lalu. Melalui kunjungan kedua ini, pemerintah memastikan kebutuhan dasar lansia tersebut tetap terpenuhi sekaligus memantau kondisi tempat tinggal dan kesehariannya.
Mbah Suparman diketahui memilih menetap seorang diri di sebuah rumah sederhana yang dibangun oleh pemerintah desa di area sekitar pemakaman. Meski kondisinya memprihatinkan, ia selama ini telah menjadi perhatian pemerintah melalui sejumlah program perlindungan sosial.
Berdasarkan data Dinas Sosial, Mbah Suparman tercatat sebagai penerima Bantuan Sosial Sebatang Kara, Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), serta Bantuan Pangan berupa beras. Berbagai bentuk bantuan tersebut diberikan sebagai upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari sekaligus meningkatkan kesejahteraan lansia yang tidak memiliki keluarga yang merawatnya.
Tidak hanya bantuan sosial rutin, pemerintah juga pernah memberikan program Bedah Rumah beserta pembangunan sarana mandi, cuci, kakus (MCK) yang layak. Namun, rumah tersebut berdiri di atas lahan milik orang lain. Setelah lahan tersebut dijual oleh pemiliknya, Mbah Suparman harus meninggalkan tempat tinggal tersebut dan berpindah ke rumah sederhana yang kemudian dibangun oleh Pemerintah Desa Sumengko di kawasan pemakaman.
Dalam kunjungan kali ini, Polsek Kalitidu turut menyerahkan bantuan beras sebagai bentuk kepedulian sosial kepada Mbah Suparman. Kehadiran aparat kepolisian bersama Dinas Sosial menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membantu warga yang membutuhkan, khususnya kelompok rentan seperti lansia yang hidup seorang diri.
Pihak Dinas Sosial menegaskan bahwa pendampingan terhadap Mbah Suparman tidak berhenti pada penyaluran bantuan semata. Pemerintah akan terus melakukan pemantauan secara berkala untuk memastikan hak-hak sosial yang bersangkutan tetap terpenuhi serta mengevaluasi kebutuhan lain yang mungkin diperlukan ke depan.
Sinergi antara pemerintah daerah, aparat kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan dapat menjadi contoh nyata semangat gotong royong dalam memberikan perlindungan kepada warga yang berada dalam kondisi rentan. Dengan kolaborasi tersebut, diharapkan tidak ada warga yang luput dari perhatian, terutama para lansia yang hidup sebatang kara dan membutuhkan uluran tangan dari berbagai pihak.
Melalui langkah bersama ini, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro kembali menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pelayanan sosial yang inklusif, humanis, dan berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sumber:tim






