PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
IMG-20260711-WA0079

Radar nusantara 7.com//Trengglek – Kesigapan aparat TNI bersama tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Trenggalek kembali terbukti dalam penanganan musibah kebakaran yang terjadi di wilayah Kecamatan Panggul. Berkat respons cepat petugas gabungan, kebakaran yang melanda dapur rumah warga berhasil dipadamkan sebelum merembet ke bangunan utama.

Peristiwa kebakaran tersebut terjadi di rumah milik Komsatun, warga RT 03 RW 01 Dusun Bakalan, Desa Panggul, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.

Mendapat laporan dari masyarakat, anggota Koramil 0806-11/Panggul, Serma Suhardjo, yang tergabung dalam Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kecamatan Panggul, langsung bergerak menuju lokasi bersama personel Damkar untuk melakukan upaya pemadaman.

Setibanya di lokasi, petugas segera mengenakan perlengkapan pelindung dan melakukan penyemprotan air menggunakan armada pemadam. Berkat kerja sama yang solid antara TNI, Damkar, BPBD, pemerintah desa, dan warga sekitar, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan sehingga tidak menjalar ke bagian rumah lainnya.

Berdasarkan keterangan pemilik rumah, insiden bermula saat korban memasak air menggunakan tungku kayu bakar pada Jumat (10/7/2026) malam sekitar pukul 19.00 WIB. Diduga, bara api yang masih tersisa di tungku belum sepenuhnya padam dan kembali menyala ketika penghuni rumah sedang tertidur.

“Korban mengetahui api sudah membesar saat bangun tidur sekitar pukul 04.00 WIB. Setelah berteriak meminta pertolongan, warga segera melaporkan kejadian tersebut kepada Koramil dan Pemadam Kebakaran sehingga petugas dapat bergerak cepat melakukan pemadaman,” ujar Serma Suhardjo.

Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi faktor utama dalam mempercepat penanganan bencana sekaligus meminimalkan kerugian yang ditimbulkan.

“Kerja sama antara TNI, Damkar, BPBD, pemerintah desa, dan masyarakat sangat penting dalam menghadapi situasi darurat seperti ini. Respons cepat di lapangan berhasil mengendalikan kebakaran dan mengamankan lingkungan sekitar,” jelasnya.

Serma Suhardjo juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat menggunakan sumber api, terutama tungku berbahan bakar kayu yang masih banyak digunakan warga.

“Kami mengingatkan masyarakat agar selalu memastikan api benar-benar padam setelah digunakan. Kewaspadaan dan langkah pencegahan merupakan cara paling efektif untuk menghindari terjadinya kebakaran yang dapat mengancam keselamatan jiwa maupun harta benda,” tegasnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat akan perlunya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Diharapkan, sinergi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat terus diperkuat guna menciptakan respons cepat dalam menghadapi berbagai situasi darurat di lingkungan masing-masing.

(Sumber:tim )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *