SURABAYA, RADAR NUSANTARA7 – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur, Wakapolda Jatim, serta para Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim, turun langsung meninjau kondisi korban selamat dalam insiden KM Mutiara Sentosa 2.
Peninjauan tersebut dilakukan pada Senin (3/8/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Kehadiran jajaran pimpinan daerah dan kepolisian di lokasi penanganan korban menjadi bagian dari respons cepat terhadap insiden sekaligus memastikan proses penanganan darurat berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Jatim bersama Forkopimda memantau secara langsung kondisi para korban yang selamat, termasuk proses penanganan medis dan pelayanan yang diberikan kepada mereka.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan tahapan penanganan pascakejadian, mulai dari evakuasi, pemeriksaan serta perawatan medis hingga pemenuhan kebutuhan dasar korban, dapat berlangsung secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.
Selain memastikan aspek medis, perhatian juga diberikan terhadap kondisi psikologis para korban dan keluarga. Pendampingan serta dukungan moril diberikan sebagai bagian dari upaya membantu korban menghadapi dampak psikologis akibat insiden tersebut.
Di sela-sela peninjauan, Kapolda Jatim dan Forkopimda juga memantau koordinasi lintas sektoral yang melibatkan berbagai unsur dalam penanganan insiden. Sinergi tersebut mencakup tim SAR gabungan, tenaga medis, kepolisian, pemerintah daerah, serta instansi terkait lainnya.
Koordinasi antarinstansi menjadi salah satu bagian penting dalam proses penanganan, terutama berkaitan dengan evakuasi lanjutan, pelayanan kesehatan, serta pendataan korban.
Validasi data manifest penumpang juga menjadi perhatian dalam proses penanganan. Data tersebut diperlukan untuk membantu memastikan informasi mengenai penumpang dapat dihimpun dan diverifikasi secara akurat, sehingga proses pencarian, evakuasi, maupun penyampaian informasi kepada keluarga dapat dilakukan secara lebih terarah.
Kapolda Jatim bersama seluruh unsur terkait mendorong agar setiap tahapan penanganan dilaksanakan secara optimal dengan mengutamakan keselamatan dan kebutuhan para korban.
Sinergitas antara Forkopimda, TNI-Polri, tim SAR, tenaga kesehatan, serta seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat mempercepat proses penanganan pascakejadian. Koordinasi yang solid juga diperlukan agar masyarakat dan keluarga korban memperoleh informasi yang jelas serta dapat dipertanggungjawabkan.
Kehadiran jajaran kepolisian dan pemerintah daerah dalam penanganan insiden tersebut menunjukkan komitmen untuk memastikan masyarakat yang terdampak memperoleh pelayanan dan pendampingan sesuai kebutuhan.
Polri bersama seluruh unsur terkait akan terus mendukung proses penanganan hingga seluruh tahapan pascakejadian dapat dilaksanakan secara optimal, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, kemanusiaan, ketepatan informasi, serta koordinasi antarinstansi:humas






