NGANJUK, Radar Nusantara 7.com – Kehadiran Jembatan Garuda di Desa Bareng, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk, memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat. Jembatan yang dibangun untuk meningkatkan akses warga tersebut kini menjadi jalur penting, khususnya bagi para petani menuju lahan pertanian.
Kepala Desa Bareng, Ilham Nova Widyatmoko, mengaku bersyukur atas berdirinya Jembatan Garuda. Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut sangat membantu aktivitas masyarakat, terutama dalam mobilitas menuju lahan pertanian serta pengangkutan hasil panen.
“Warga di sini mayoritas mata pencahariannya sebagai petani. Jembatan ini menuju langsung ke lahan-lahan pertanian milik warga, sehingga aktivitas pertanian maupun dalam mengangkut hasil pertanian dapat dilakukan dengan lebih mudah,” kata Ilham saat berada di lokasi Jembatan Garuda, Desa Bareng, Senin (7/9/2026).
Ilham menyebutkan, manfaat jembatan tersebut tidak hanya dirasakan oleh para petani, tetapi juga menjangkau ribuan warga dari sejumlah dusun di sekitar Desa Bareng.
“Di Dusun Makuto ada sekitar 800 KK, kemudian dusun lain terdekat juga sekitar 800 KK. Belum lagi warga lainnya yang lebih memilih melewati akses jembatan ini. Jadi, ini sangat bermanfaat sekali bagi warga,” jelasnya.
Sebelum Jembatan Garuda dibangun, masyarakat sebenarnya telah memiliki jembatan swadaya yang dibangun melalui gotong royong. Namun, kondisi jembatan tersebut dinilai sudah tidak memadai dan cukup berisiko bagi warga yang melintas.
Sementara itu, Pjs. Kasiter Korem 081/DSJ, Mayor Arm Timbul Mudjihartoyo, menjelaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda salah satunya dilakukan untuk menjawab persoalan keterbatasan akses yang selama ini dihadapi masyarakat.
“Seperti di Desa Bareng ini, Jembatan Garuda yang kita bangun menggantikan jembatan swadaya yang selama ini dibangun warga. Jembatan yang dulu itu sangat rawan untuk dilalui, karena kondisinya goyang-goyang dan tidak ada pembatas di kanan maupun kiri jembatan,” ungkapnya saat meninjau lokasi.
Dengan adanya jembatan baru yang lebih aman dan memadai, mobilitas masyarakat kini menjadi lebih mudah. Akses menuju kawasan pertanian juga semakin terbuka sehingga diharapkan dapat memperlancar aktivitas warga sekaligus mendukung distribusi hasil pertanian.
Tidak hanya sektor pertanian, keberadaan Jembatan Garuda juga diharapkan mampu membuka berbagai potensi ekonomi masyarakat di wilayah tersebut. Akses yang semakin baik dinilai dapat menjadi salah satu faktor pendukung peningkatan aktivitas ekonomi dan kesejahteraan warga.
Mayor Timbul berharap, Jembatan Garuda dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat dan menjadi pengungkit bagi peningkatan kesejahteraan warga.
“Kalau aksesnya sudah semakin baik seperti sekarang ini, tentunya potensi-potensi akan semakin terbuka. Hal ini nantinya akan berdampak terhadap semakin meningkatnya kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas tersebut. Menurutnya, perawatan secara bersama-sama sangat penting agar Jembatan Garuda tetap aman, berfungsi dengan baik, serta dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.
Dengan dibangunnya Jembatan Garuda, masyarakat Desa Bareng kini memiliki akses yang lebih aman dan mudah, terutama bagi para petani yang setiap hari membutuhkan jalur tersebut untuk menunjang aktivitas pertanian dan perekonomian mereka.:humas






