PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81
IMG-20260913-WA0017

BOJONEGORO || radar nusantara 7.com – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 masih terasa di lingkungan RT 12, Desa Trucuk, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro. Malam puncak peringatan berlangsung meriah hingga tengah malam, dengan menghadirkan beragam pertunjukan, mulai dari seni pencak, dancer Trio Gemoy, hingga hiburan musik dangdut Sabilla Nada.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 19.30 WIB tersebut dihadiri Kepala Desa Trucuk Sunoko, S.Sos., S.H., N.LP., bersama perangkat desa, Bhabinsa Desa Trucuk Sertu Yesman, Ketua RW 1 dan RW 2, BPD beserta anggota, para Ketua RT 1 hingga RT 18, panitia PHBN RT 12, pengurus RT 12, serta masyarakat.

Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan sejumlah lagu perjuangan. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan RT, Kepala Desa Trucuk dan Bhabinsa, penyerahan hadiah berbagai perlombaan, serta pertunjukan seni dan hiburan.

Mewakili Ketua RT 12, Agus Setiyadi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia, pengurus RT, tamu undangan, masyarakat, serta berbagai pihak yang telah ikut mendukung dan menyukseskan rangkaian peringatan HUT RI ke-81.

Agus juga menyampaikan apresiasi kepada sejumlah pihak yang turut memberikan dukungan, di antaranya Honda Perdana Trunojoyo, Bengawan Sablon, AWPI DPC Bojonegoro, Andalan Audio, PT Genta Media Indo dan Redaksi Tajukonline.

Terima kasih kepada seluruh panitia, pengurus RT, masyarakat dan semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Berkat kebersamaan dan gotong royong, acara dapat berjalan dengan lancar dan sesuai harapan,” ujar Agus.

Sementara itu, Kepala Desa Trucuk Sunoko mengapresiasi kekompakan masyarakat RT 12 dalam menyelenggarakan kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi, membangun kekompakan dan mempertahankan budaya gotong royong di tengah masyarakat.

Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga RT 12 yang telah mengadakan kegiatan semeriah ini. Semoga kebersamaan dan kekompakan masyarakat terus terjaga,” kata Sunoko.

Dalam kesempatan tersebut, Sunoko juga menyampaikan informasi mengenai rencana penilaian kebersihan lingkungan yang dalam waktu dekat akan dilakukan oleh tim juri dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro bersama EMCL.

Ia berharap masyarakat terus menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan di sekitar tempat tinggal.

Bhabinsa Desa Trucuk Sertu Yesman turut mengapresiasi antusiasme masyarakat yang masih mempertahankan semangat kemerdekaan meskipun peringatan HUT RI telah memasuki bulan September.

Menurutnya, semangat mengisi kemerdekaan tidak semestinya berhenti setelah rangkaian upacara peringatan selesai. Menjaga persatuan, kebersamaan dan kecintaan terhadap bangsa juga merupakan bagian dari bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan.

Walaupun sudah memasuki bulan September, semangat kemerdekaan masih terasa, terutama di lingkungan RT 12. Ini menjadi kebanggaan bagi kita karena masih bisa mengibarkan Merah Putih dengan bebas,” ungkap Yesman.

Yesman juga menceritakan pengalamannya ketika bertugas di luar Jawa. Ia menyebut pernah melihat masyarakat yang mengibarkan Merah Putih secara sembunyi-sembunyi, sehingga menurutnya kebebasan dalam mengibarkan bendera menjadi salah satu hal yang patut disyukuri.

Usai sambutan dan penyerahan hadiah berbagai perlombaan, suasana malam puncak semakin semarak. Penampilan seni pencak menjadi salah satu pertunjukan yang menarik perhatian masyarakat, disusul penampilan dancer Trio Gemoy.

Kemeriahan kemudian berlanjut ketika grup musik dangdut Sabilla Nada tampil di atas panggung. Kehadiran dua artis turut menambah semarak hiburan malam tersebut. Warga yang hadir tampak antusias mengikuti jalannya pertunjukan hingga acara berlangsung mendekati tengah malam.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 00.00 WIB. Sebagai penutup sekaligus ungkapan syukur atas terselenggaranya seluruh rangkaian kegiatan, panitia bersama pengisi acara dan warga RT 12 kemudian menikmati makan bersama yang telah disiapkan.

Malam puncak HUT RI ke-81 di RT 12 Desa Trucuk tersebut menjadi gambaran bahwa perayaan kemerdekaan tidak semata-mata diwujudkan melalui seremoni. Kebersamaan, kepedulian terhadap lingkungan, gotong royong dan kekompakan warga menjadi bagian penting dalam menjaga semangat kemerdekaan di tingkat masyarakat.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *