PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81
IMG-20260920-WA0180

Toraja Utara, Radar Nusantara 7.com – Suasana duka menyelimuti Lembang Tampan Bonga, Kecamatan Bangkelekila, Kabupaten Toraja Utara, Sabtu (19/9/2026) pagi. Jenazah Aris Sanda, warga Toraja Utara yang menjadi korban penembakan oleh kelompok bersenjata di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, telah tiba di rumah duka.

Kedatangan jenazah disambut tangis haru dan duka mendalam dari keluarga serta kerabat yang ditinggalkan.

Untuk memastikan proses penjemputan hingga kedatangan jenazah berlangsung aman dan lancar, Polres Toraja Utara memberikan pengawalan terhadap iring-iringan kendaraan menuju rumah duka.

Pengawalan tersebut merupakan bagian dari pelayanan Kepolisian sekaligus bentuk kepedulian terhadap keluarga korban dalam situasi berduka.

Sekitar pukul 07.00 WITA, Kapolres Toraja Utara AKBP Yoseph Adi R. Sudrajat, S.H., S.IK., M.IK., bersama Dandim 1414/Tana Toraja Letkol Inf. Armal, S.H., M.IP., datang langsung ke rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum.

Kehadiran pimpinan TNI dan Polri tersebut sekaligus memberikan dukungan moril kepada keluarga yang tengah berduka.

Kapolres didampingi Wakapolres Toraja Utara Kompol Marthen Muni, Ketua Bhayangkari Cabang Toraja Utara Ny. Rina Yoseph Sudrajat, Wakil Ketua Bhayangkari Ny. Alfrida Marthen, serta sejumlah Pejabat Utama Polres Toraja Utara, termasuk Kapolsek Sesean.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Toraja Utara menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Aris Sanda.

“Kami keluarga besar Polres Toraja Utara mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya almarhum Aris Sanda. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar AKBP Yoseph Adi R. Sudrajat.

Kapolres juga menyampaikan bahwa jajaran Kepolisian akan terus memberikan pendampingan kepada keluarga selama proses persemayaman hingga pelaksanaan pemakaman.

Pengamanan di sekitar rumah duka turut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan adat dan keagamaan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan khidmat.

“Kehadiran kami di sini bersama Bapak Dandim adalah bukti bahwa TNI-Polri selalu ada di tengah-tengah masyarakat. Kami berharap hadirnya jajaran kami dapat sedikit meringankan beban kesedihan yang dirasakan pihak keluarga,” pungkasnya.

Kehadiran TNI-Polri di rumah duka menjadi bentuk kepedulian sekaligus dukungan kepada keluarga almarhum di tengah suasana kehilangan.

(Humas Polres Toraja Utara Polda Sulsel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *