PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81
1793025187000

SALATIGA – Kapolres Salatiga AKBP Afrito Marbaro, S.H., S.I.K., M.H., M.Tr.Mil., M.Han., memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Candi 2026 di Lapangan Bhayangkara Polres Salatiga, Senin (26/10/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta memperkuat sinergi lintas sektoral dalam mendukung pelaksanaan operasi kepolisian di bidang lalu lintas.

Operasi Patuh Candi 2026 dilaksanakan selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Operasi ini bertujuan meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, menekan angka pelanggaran, serta mengurangi risiko kecelakaan dan fatalitas korban di wilayah hukum Polres Salatiga.

Apel gelar pasukan tersebut dihadiri Ketua DPRD Kota Salatiga Dance Iskak Palit, M.Si., Kepala Dinas Perhubungan Kota Salatiga Guntur Junanto, S.STP., M.Si., yang mewakili Wali Kota Salatiga, Ketua Pengadilan Negeri Salatiga Johanis Dairo Malo, S.H., M.H., Kepala Kejaksaan Negeri Salatiga Erik Meza Nusantara, S.E., S.H., M.H., M.M., serta Dandepom Salatiga Letkol Cpm Arief Wicaksana, S.S., T.Han. Sejumlah perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) Kota Salatiga turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Peserta apel terdiri atas jajaran perwira dan personel Polres Salatiga, personel Detasemen Polisi Militer (Denpom) Salatiga, personel yang terlibat dalam Operasi Patuh Candi 2026, serta anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan Kota Salatiga.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pemeriksaan kesiapan personel dan kendaraan operasional. Selanjutnya, dilakukan penyematan pita tanda operasi kepada perwakilan petugas sebagai simbol dimulainya pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2026.

Dalam arahannya, Kapolres Salatiga menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, diperlukan kesadaran, kedisiplinan, dan kepatuhan seluruh pengguna jalan agar tercipta situasi lalu lintas yang aman dan tertib.

Ia menekankan bahwa pelaksanaan operasi tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan edukasi, sosialisasi, dan langkah pencegahan. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai bagian penting dalam setiap perjalanan.

Sejumlah pelanggaran yang menjadi perhatian dalam operasi ini antara lain tidak menggunakan helm berstandar SNI, tidak mengenakan sabuk keselamatan, menggunakan telepon seluler saat berkendara, melawan arus, melebihi batas kecepatan, serta perilaku berkendara lain yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Kapolres juga mengingatkan seluruh personel agar menjalankan tugas secara profesional, proporsional, berintegritas, dan humanis. Setiap tindakan penegakan hukum harus dilaksanakan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku, dengan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Sosialisasi Humanis, Bagikan Bunga dan Cokelat kepada Pengguna Jalan

Usai pelaksanaan apel, Kapolres Salatiga bersama jajaran Forkopimda dan personel yang terlibat dalam operasi melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat di depan Mapolres Salatiga hingga kawasan Jalan Alun-Alun Lapangan Pancasila, Kota Salatiga.

Dalam kegiatan tersebut, petugas membagikan bunga, cokelat, serta selebaran berisi informasi mengenai pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2026 dan sasaran prioritas penindakan.

Kegiatan ini menjadi bentuk pendekatan humanis kepolisian dalam menyampaikan pesan keselamatan berlalu lintas. Melalui komunikasi langsung dengan pengguna jalan, petugas mengajak masyarakat untuk lebih memahami pentingnya menaati peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Selebaran yang dibagikan memuat informasi mengenai sejumlah pelanggaran yang menjadi perhatian dalam operasi, seperti tidak menggunakan helm SNI, tidak mengenakan sabuk keselamatan, menggunakan telepon seluler saat berkendara, melawan arus, dan berbagai perilaku berkendara yang berisiko menyebabkan kecelakaan.

Pendekatan edukatif tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat bahwa kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas bukan semata-mata untuk menghindari sanksi, melainkan untuk melindungi keselamatan diri sendiri dan orang lain.

Kapolres Salatiga menegaskan bahwa Operasi Patuh Candi 2026 merupakan bagian dari upaya bersama untuk membangun budaya tertib berlalu lintas. Kehadiran petugas di lapangan tidak hanya bertujuan melakukan penindakan, tetapi juga memberikan edukasi, perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Ajak Masyarakat Utamakan Keselamatan

Sejalan dengan semangat “Polisi Bersama Masyarakat”, Polres Salatiga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

Sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dinilai penting untuk menciptakan lingkungan berlalu lintas yang lebih aman, tertib, dan berkeselamatan.

Masyarakat diimbau memastikan kelengkapan kendaraan dan dokumen berkendara sebelum bepergian. Pengendara sepeda motor wajib menggunakan helm berstandar SNI, sedangkan pengemudi dan penumpang mobil diimbau mengenakan sabuk keselamatan. Pengguna jalan juga diminta mematuhi rambu dan marka jalan, menjaga jarak aman, serta tidak menggunakan telepon seluler ketika berkendara.

Selain itu, pengendara diingatkan untuk tidak memaksakan diri saat lelah atau mengantuk karena kondisi tersebut dapat mengurangi konsentrasi dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Melalui pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2026, Polres Salatiga berharap tingkat kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas semakin meningkat, angka pelanggaran dapat ditekan, serta risiko kecelakaan dan fatalitas korban dapat diminimalkan.

Dengan mengedepankan penegakan hukum yang profesional, edukasi yang berkelanjutan, dan pendekatan humanis, Polres Salatiga berkomitmen untuk terus bersinergi dengan masyarakat dalam mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, lancar, dan berkeselamatan.

Sumber: Humas Polres Salatiga, Polda Jawa Tengah

#SalamPolisi #PolisiBersamaMasyarakat #JatengAman #Polisi #Salatiga #OperasiPatuhCandi2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *