PROMOSI MEDIA : RadarNusantara7.com siap menjadi mitra publikasi terpercaya | Terima pemasangan iklan | Advertorial | Kerjasama media
20 April 2026
IMG-20260124-WA0206.jpg


BOJONEGORO – Radarnusantara7.com // Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Aliansi Alam Bersatu Jaya Indonesia (ABJI) Kabupaten Bojonegoro mulai memantapkan langkah organisasinya dengan menggelar rapat koordinasi internal perdana. Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu (24/1/2026) di Kantor Sekretariat DPD ABJI yang berlokasi di Desa Kalianyar, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro.


Rapat koordinasi ini menjadi forum awal konsolidasi pengurus setelah terbentuknya kepengurusan DPD ABJI Bojonegoro. Selain mempererat soliditas internal, pertemuan tersebut juga difokuskan pada penataan struktur organisasi serta penyusunan arah dan strategi gerak organisasi ke depan agar lebih terukur dan berkelanjutan.


Ketua DPD ABJI Bojonegoro, Didik Winarto, dalam arahannya menegaskan bahwa penguatan internal merupakan fondasi utama sebelum organisasi berkiprah lebih jauh di tengah masyarakat. Menurutnya, organisasi yang kuat harus ditopang oleh struktur yang jelas serta kesamaan visi dan komitmen di antara seluruh pengurus.


“DPD harus berdiri kokoh, bukan hanya dari sisi struktur kepengurusan, tetapi juga dari arah perjuangan. Kami ingin ABJI hadir sebagai aliansi yang benar-benar membela kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan, bukan sekadar nama organisasi,” ujar Didik.


Ia juga menekankan pentingnya kehati-hatian dalam melangkah. Didik menyebut bahwa pembenahan internal perlu dilakukan secara matang agar setiap program yang dijalankan nantinya memiliki dasar yang kuat dan tidak bersifat reaktif. “Kami tidak ingin melangkah tergesa-gesa. Organisasi harus rapi terlebih dahulu, baru kemudian turun ke lapangan dengan kerja nyata,” tambahnya.


Sementara itu, Dewan Penasehat DPD ABJI Bojonegoro, Manan, turut memberikan pandangan strategis terkait keberlangsungan dan efektivitas organisasi. Ia menilai bahwa sebuah organisasi membutuhkan keseimbangan antara gagasan, kerja lapangan, dan dukungan sumber daya agar dapat berjalan optimal.


“Organisasi itu ibarat sebuah mesin. Di dalamnya harus ada sinergi antara pemikiran, tenaga, dan juga ‘peluru’. Yang dimaksud peluru di sini adalah dukungan keuangan yang memadai agar program kerja bisa dilaksanakan secara mandiri dan berkesinambungan,” jelas Manan.


Menurutnya, tanpa perencanaan yang matang dan dukungan sumber daya yang cukup, program organisasi berpotensi tidak berjalan maksimal. Oleh karena itu, ia mendorong agar DPD ABJI Bojonegoro mampu membangun sistem organisasi yang solid sejak awal.


Melalui rapat koordinasi internal ini, DPD ABJI Bojonegoro berharap dapat merumuskan langkah-langkah strategis yang tidak hanya memperkuat kelembagaan, tetapi juga berdampak langsung bagi masyarakat. Dengan struktur yang tertata, visi yang jelas, serta semangat kolaborasi antar pengurus, ABJI optimistis dapat berperan aktif dalam isu-isu lingkungan dan sosial di Kabupaten Bojonegoro, sekaligus menjadi mitra konstruktif bagi masyarakat maupun pemerintah daerah.


Sumber: Teguh
Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *