Radar Nusantara7.com – LAMONGAN – Banjir yang merendam sejumlah wilayah di kawasan Bengawan Jero, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menyebabkan akses jalan tidak dapat dilalui kendaraan.
Kondisi terparah terjadi di Desa Jelakcatur, Kecamatan Kalitengah, dengan ketinggian air mencapai 70–80 sentimeter.
Melihat kondisi tersebut, puluhan pemuda yang tergabung dalam Pengurus Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kalitengah bersama PT Sining Nusantara Raya (SNR) dan masyarakat setempat berinisiatif melakukan gotong royong membangun jalan darurat di tengah genangan banjir.

Jalan tersebut diperuntukkan bagi kendaraan roda dua agar mobilitas warga tetap terjaga.
Pembuatan jalan darurat dilakukan dengan alat seadanya.
Warga mengisi batu ke dalam karung plastik, kemudian karung-karung tersebut disusun rapi di titik terdalam genangan air hingga membentuk jalur memanjang yang relatif aman dilalui sepeda motor.
Ketua PAC GP Ansor Kalitengah, Moh. Iqbal Nuruddin, mengatakan aksi ini merupakan bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak banjir.
“Aksi kemanusiaan ini sebagai bentuk keprihatinan kami karena banyak kendaraan roda dua yang terjebak mogok saat menerjang genangan air. Kedalamannya cukup parah,” ujarnya.
Sementara itu, CEO PT Sining Nusantara Raya, Lutfi Ludianto, menyampaikan bahwa jalan kabupaten lintas kecamatan tersebut telah terendam banjir selama hampir dua bulan.
“Dengan adanya jalan setapak buatan ini, kami berharap mobilitas warga tidak lagi terganggu, meski tetap harus waspada. Semoga masyarakat bisa kembali beraktivitas secara normal,” tegas Lutfi.
Iqbal menambahkan, kegiatan tersebut dilakukan setelah adanya koordinasi dengan unsur Muspika dan pemerintah desa setempat.
“Melihat kondisi yang ada, kami bersepakat bersama Muspika dan pemerintah desa untuk membuat jalan darurat bagi pengendara roda dua. Alhamdulillah, kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar,” pungkasnya.
Dengan adanya jalan darurat hasil gotong royong ini, diharapkan aktivitas masyarakat tetap dapat berjalan maksimal di tengah banjir yang telah berlangsung selama dua bulan terakhir.
Sumber: Destara
Editor: Redaksi






