Radar Nusantara7.Com//Subang – Aktivitas penyapu koin yang kembali marak di Jembatan Sewoharjo menjadi sorotan publik dalam beberapa hari terakhir. Fenomena yang melibatkan ratusan warga tersebut bahkan menarik perhatian langsung Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang turun ke lokasi untuk melakukan penertiban.
Kehadiran orang nomor satu di Jawa Barat itu bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar menghentikan aktivitas menyapu koin, terutama selama periode arus mudik. Pasalnya, kegiatan tersebut dinilai tidak hanya menghambat kelancaran lalu lintas, tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan yang membahayakan keselamatan baik bagi para penyapu koin maupun para pemudik.
Dalam upaya mencari solusi, Dedi Mulyadi menawarkan kompensasi kepada warga yang biasa melakukan aktivitas tersebut. Ia menjanjikan bantuan sebesar Rp50.000 per hari selama masa mudik yang berlangsung sekitar 12 hari, dengan total mencapai Rp600.000 per orang.
Namun demikian, tawaran tersebut belum sepenuhnya mendapat respons positif dari seluruh warga. Sebagian dari mereka memilih tetap menjalankan aktivitas menyapu koin dengan alasan tradisi yang telah berlangsung turun-temurun, meskipun menyadari adanya risiko keselamatan yang mengintai.
Pemerintah daerah pun diharapkan terus melakukan pendekatan persuasif dan humanis guna mengedukasi masyarakat, sekaligus menjaga keamanan dan kenyamanan arus mudik di wilayah tersebut.
Sumber: Andika
Editor: Redaksi






