PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
ADVERTISEMENT
Iklan Radar Nusantara
Screenshot_2026-05-15-12-44-52-977_com.facebook.lite-edit

Radar nusantara 7.com// surabaya – memastikan satu pasien yang meninggal dunia dalam insiden kebakaran di Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT), Jumat (15/5/2026) pagi, bukan disebabkan secara langsung oleh kebakaran yang terjadi di area rumah sakit tersebut.

Pihak rumah sakit menegaskan, pasien tersebut sebelumnya memang tengah menjalani perawatan intensif dengan kondisi kesehatan yang terus mengalami penurunan. Saat insiden berlangsung, tim medis bersama petugas rumah sakit juga telah melakukan langkah penanganan dan evakuasi sesuai prosedur keselamatan yang berlaku.

Keterangan tersebut disampaikan guna meluruskan berbagai informasi yang berkembang di tengah masyarakat usai peristiwa kebakaran di salah satu gedung pelayanan utama rumah sakit terbesar di Jawa Timur itu.

Kebakaran yang terjadi pada Jumat pagi sempat memicu kepanikan di lingkungan rumah sakit, terutama di area Gedung PPJT yang menjadi pusat layanan pasien jantung. Sejumlah pasien dilaporkan langsung dievakuasi ke lokasi yang lebih aman untuk menghindari risiko paparan asap maupun gangguan pelayanan medis.

Meski demikian, pihak rumah sakit memastikan proses evakuasi berjalan cepat dengan melibatkan tenaga medis, petugas keamanan, serta unsur pemadam kebakaran yang bergerak melakukan pengamanan lokasi dan pemadaman api.

Manajemen rumah sakit menekankan bahwa pasien yang meninggal dunia tersebut memiliki riwayat kondisi medis serius dan dinyatakan wafat akibat kondisi kesehatannya yang memburuk, bukan akibat terdampak kobaran api ataupun asap kebakaran.

Selain itu, pihak rumah sakit juga memastikan pelayanan kepada pasien lain tetap berjalan secara bertahap setelah situasi dinyatakan aman dan terkendali. Evaluasi internal dilakukan untuk memastikan sistem keamanan serta prosedur penanganan darurat di lingkungan rumah sakit berjalan optimal.

Sementara itu, petugas terkait masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti munculnya kebakaran di Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu tersebut. Area yang terdampak juga masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan keamanan fasilitas sebelum kembali digunakan secara normal.

Peristiwa ini menjadi perhatian publik mengingat merupakan rumah sakit rujukan utama di Jawa Timur dengan aktivitas pelayanan kesehatan yang sangat tinggi setiap harinya. Masyarakat pun diimbau tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang maupun manajemen rumah sakit.

Sumber:ss

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *