PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
ADVERTISEMENT
Iklan Radar Nusantara
1778920976377

Radar nusantara 7.//magetan – Presiden melakukan kunjungan kerja ke sejumlah wilayah di Jawa Timur pada Sabtu (16/05/2026). Kedatangan Kepala Negara di Bumi Majapahit tersebut menjadi perhatian masyarakat, khususnya dalam agenda penguatan ekonomi kerakyatan, penghormatan terhadap perjuangan buruh, serta ketahanan pangan nasional.

Presiden tiba di Pangkalan TNI AU , Kabupaten sekitar pukul 08.00 WIB sebelum melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten dan Kabupaten untuk menghadiri sejumlah agenda strategis nasional.

Dalam kunjungannya di Kabupaten Nganjuk, Presiden dijadwalkan meresmikan beserta Rumah Singgah sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan kaum buruh dan simbol perhatian pemerintah terhadap nilai-nilai keadilan sosial.

Selain itu, Presiden juga akan meresmikan operasionalisasi sebanyak 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang diharapkan menjadi penggerak baru roda perekonomian masyarakat desa dan kelurahan di berbagai daerah. Program tersebut dinilai sebagai langkah nyata pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis gotong royong dan pemberdayaan masyarakat.

Usai agenda di Nganjuk, Presiden Prabowo melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Tuban untuk menghadiri kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian di Indonesia.

Turut mendampingi Presiden dalam kunjungan kerja tersebut di antaranya Menteri Sekretaris Negara , Menteri Luar Negeri , Kepala Staf Kepresidenan , Wakil Menteri Pertanian , serta Sekretaris Kabinet .

Kunjungan Presiden ini mendapat perhatian luas dari masyarakat Jawa Timur yang berharap berbagai program pemerintah tersebut mampu membawa dampak nyata bagi kesejahteraan rakyat, peningkatan ekonomi desa, hingga penguatan sektor pertanian nasional.

Sumber:humas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *