PROMOSI MEDIA : RadarNusantara7.com siap menjadi mitra publikasi terpercaya | Terima pemasangan iklan | Advertorial | Kerjasama media
20 April 2026
Screenshot_20260214_2352552.jpg


Radar Nusantara7. Com – Mojokerto – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si. melaporkan secara langsung kesiapan Gudang Ketahanan Pangan Polri kepada Presiden RI Prabowo Subianto. Gudang tersebut berlokasi di Desa Pacing, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, dan menjadi gudang khusus jagung pertama di Jawa Timur. Laporan itu disampaikan pada Jumat (13/2/2026).


Gudang Ketahanan Pangan Polri ini dipersiapkan sebagai bagian dari dukungan institusi kepolisian terhadap program ketahanan pangan nasional. Dalam keterangannya, Kapolda menyebut bahwa gudang tersebut dirancang khusus untuk komoditas jagung dengan kapasitas masing-masing 1.000 ton per bangunan.


“Gudang ini kami siapkan khusus untuk komoditas jagung dengan kapasitas masing-masing 1.000 ton per bangunan. Lokasinya strategis sehingga memudahkan petani dalam penyerapan hasil panen,” ujarnya.


Keberadaan gudang ini dinilai strategis karena berada di kawasan sentra pertanian yang memiliki potensi produksi jagung cukup besar. Dengan fasilitas penyimpanan yang memadai, diharapkan hasil panen petani dapat terserap optimal, sekaligus menjaga stabilitas harga di tingkat petani.


Program ini juga disebut sebagai bentuk sinergi antara Polri dan pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, terutama menghadapi tantangan distribusi dan fluktuasi harga komoditas pangan. Jagung sebagai salah satu komoditas utama memiliki peran penting, baik untuk kebutuhan konsumsi maupun industri pakan ternak.


Di sisi lain, sejumlah pengamat menilai bahwa langkah Polri dalam mendukung ketahanan pangan perlu dibarengi dengan tata kelola yang transparan dan akuntabel. Pengawasan distribusi, mekanisme penyerapan, hingga kerja sama dengan petani dan kelompok tani diharapkan berjalan sesuai regulasi agar tujuan meningkatkan kesejahteraan petani benar-benar tercapai.


Masyarakat dan pelaku usaha pertanian juga berharap keberadaan gudang tersebut tidak hanya menjadi simbol dukungan program, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata dalam menjaga ketersediaan stok dan kestabilan harga jagung di Jawa Timur.


Dengan diresmikannya gudang khusus jagung pertama di wilayah ini, diharapkan model serupa dapat dikembangkan di daerah lain sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem cadangan dan distribusi pangan nasional secara berkelanjutan.

Sumber:ipung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *