PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
1780117049984

Radar nusantara 7.com//Jakarta — Peluncuran France–Indonesia High Level Business Council atau Dewan Bisnis Indonesia–Prancis menjadi langkah strategis dalam memperkuat hubungan ekonomi bilateral sekaligus mempercepat realisasi investasi dan perdagangan antara Indonesia dan Prancis.

Dewan bisnis tersebut resmi diluncurkan pada Kamis, 28 Mei 2026, di hadapan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Republik Prancis Emmanuel Macron. Forum ini mempertemukan 30 pimpinan industri dan perusahaan terkemuka dari kedua negara dengan total kapitalisasi pasar gabungan mencapai 1,3 triliun dolar Amerika Serikat (AS).

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, dalam keterangannya pada Jumat, 29 Mei 2026, menyampaikan bahwa pembentukan dewan bisnis tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kerja sama ekonomi kedua negara.

Menurut Rosan, peluncuran Dewan Bisnis Indonesia–Prancis telah menghasilkan empat kesepakatan komersial baru dengan nilai mencapai 3,5 miliar dolar AS. Kesepakatan tersebut difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, serta kerja sama industri pertahanan yang dinilai memiliki prospek strategis bagi kedua negara.

Selain mendorong lahirnya kerja sama baru, dewan bisnis ini juga dibentuk untuk mengawal implementasi berbagai nota kesepahaman (MoU) dan komitmen investasi yang sebelumnya telah disepakati oleh Indonesia dan Prancis.

“Dewan bisnis ini diharapkan menjadi katalisator dalam mempercepat realisasi investasi serta memperluas peluang perdagangan yang saling menguntungkan bagi kedua negara,” ujar Rosan.

Ke depan, Dewan Bisnis Indonesia–Prancis menargetkan peningkatan nilai perdagangan bilateral secara signifikan, sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas di berbagai sektor strategis, termasuk energi, manufaktur, infrastruktur, teknologi, dan pertahanan.

Peluncuran dewan bisnis ini menandai babak baru hubungan ekonomi Indonesia dan Prancis yang semakin erat, sekaligus memperkuat posisi kedua negara sebagai mitra strategis dalam menghadapi tantangan ekonomi global.

Sumber:humas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *