PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
1780117756559

Radar nusantara 7.com//– Warga dan petugas yang beraktivitas di kawasan Pantai Sine, Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung, digegerkan dengan penemuan sesosok jenazah perempuan pada Jumat (29/5/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.

Informasi yang diperoleh dari petugas Pos BKO Tulungagung Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud), jenazah tersebut ditemukan di sekitar kawasan Pantai Sine Cemoro Sewu dalam kondisi telah meninggal dunia. Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, korban diperkirakan berjenis kelamin perempuan dengan usia sekitar 20 hingga 30 tahun.

Petugas menyebutkan, saat ditemukan korban mengenakan celana pendek kain berwarna abu-abu bertuliskan “Manchester United” serta celana dalam berwarna abu-abu merek “Davvero”. Korban tidak mengenakan baju. Dari kondisi fisik jenazah, diperkirakan telah berada di perairan atau hanyut di laut selama lebih dari tujuh hari sebelum akhirnya ditemukan di pesisir pantai.

Setelah dilakukan proses evakuasi oleh petugas gabungan, jenazah selanjutnya dibawa ke RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk dilakukan penanganan lebih lanjut, termasuk proses identifikasi guna mengetahui identitas korban secara pasti.

Hingga berita ini ditulis, pihak berwenang masih melakukan pendalaman dan pengumpulan data terkait identitas jenazah maupun penyebab pasti kematiannya. Aparat juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mencocokkan data orang hilang yang mungkin memiliki ciri-ciri serupa dengan korban.

Petugas mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga, kerabat, atau orang terdekat dengan ciri-ciri sebagaimana yang telah disampaikan agar segera menghubungi pihak rumah sakit maupun aparat kepolisian setempat. Informasi dari masyarakat diharapkan dapat membantu proses identifikasi sehingga identitas korban dapat segera diketahui dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Penemuan ini menjadi perhatian berbagai pihak mengingat hingga saat ini belum terdapat informasi resmi mengenai asal-usul korban. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak berspekulasi ataupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait identitas maupun penyebab kematian korban.

Pihak berwenang memastikan proses identifikasi dan penyelidikan akan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku. Perkembangan lebih lanjut mengenai identitas korban dan hasil pemeriksaan akan disampaikan setelah terdapat keterangan resmi dari instansi terkait.

Sumber:tim Jumat, 29 Mei 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *