Radar Nusantara7.Com//Jakarta Timur – di kutip dari beberapa sumber pada 21 Maret 2026 – Seorang wanita berinisial DA (37) ditemukan meninggal dunia di dalam kontrakannya di kawasan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (21/3/2026) dini hari. Saat ditemukan, korban berada di dalam kamar dengan kondisi pintu terkunci.
Penemuan tersebut bermula ketika ibu korban, berinisial B, mendatangi kontrakan sekitar pukul 03.00 WIB. Namun, setibanya di lokasi, pintu rumah dalam keadaan terkunci dari dalam sehingga menimbulkan kecurigaan.
Keluarga kemudian berinisiatif membuka pintu kontrakan. Setelah berhasil masuk, korban ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa di dalam kamar.
Tubuh korban tergeletak di lantai, dengan kondisi darah yang telah mengering di sekitar lokasi.
Keterangan tersebut dibenarkan oleh Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya, AKBP Ressa Fiardi. Ia menyebutkan bahwa saat ditemukan, kondisi korban sudah meninggal dunia dan terdapat tanda-tanda yang perlu didalami lebih lanjut.
“Korban ditemukan di dalam kamar dalam keadaan meninggal dunia, dengan kondisi darah yang sudah mengering,” ujarnya.
Berdasarkan keterangan awal dari saksi, diketahui bahwa kunci rumah korban dipegang oleh dua pihak, yakni korban sendiri dan mantan suami siri korban berinisial F, yang merupakan warga negara asing asal Iran.
“Untuk kunci rumah ada dua, dipegang oleh korban dan mantan suami siri berinisial F,” tambahnya.
Petugas dari Polres Metro Jakarta Timur bersama tim identifikasi dan piket reskrim langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 05.30 WIB untuk melakukan olah TKP.
Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan adanya luka pada bagian leher korban. Namun, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kematian.
Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Polri guna dilakukan visum dan autopsi.
Polisi juga tengah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap peristiwa tersebut secara menyeluruh.
Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.
(Tim Redaksi Radar Nusantara7)






