PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
Screenshot_2026-06-13-21-37-12-413_com.openai.chatgpt-edit

Radar nusantara 7.com//Bojonegoro – Sabtu -13 jun – 2026  – Polemik dugaan penggelapan dana Program Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP) yang diduga melibatkan mantan Ketua Gapoktan Desa Sidorejo, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, hingga kini masih menjadi sorotan masyarakat.

Warga menilai permasalahan yang telah berlangsung cukup lama tersebut belum menunjukkan titik terang, meskipun berbagai upaya komunikasi dan mediasi telah dilakukan. Akibatnya, muncul kekecewaan dari kalangan petani yang merasa hak dan kepentingan mereka belum mendapatkan kepastian penyelesaian.

Masyarakat Desa Sidorejo kini mempertanyakan ketegasan serta langkah konkret dari pihak terkait, khususnya Petugas Lapangan (PL) dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Sukosewu, dalam menyikapi persoalan yang diduga berkaitan dengan dana PUAP bernilai lebih dari Rp40 juta tersebut.

“Warga membutuhkan kepastian, bukan hanya penjelasan tanpa tindak lanjut yang jelas. Jika memang mediasi sudah tidak memungkinkan atau tidak menghasilkan solusi, maka kasus ini sebaiknya diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku agar terang benderang dan memberikan rasa keadilan bagi masyarakat,” ujar salah seorang warga.

Menurut warga, dana PUAP merupakan program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat permodalan usaha pertanian. Karena itu, apabila dana tersebut tidak dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya, dampaknya akan langsung dirasakan oleh para petani dan perekonomian masyarakat desa.

Sorotan publik kini tidak hanya tertuju pada pihak yang diduga bertanggung jawab atas hilangnya dana tersebut, tetapi juga kepada instansi terkait yang dinilai perlu menunjukkan sikap tegas dan transparan dalam menangani persoalan yang menyangkut kepentingan petani.

Masyarakat berharap Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro bersama pihak-pihak terkait dapat segera memberikan kejelasan mengenai perkembangan penanganan kasus tersebut. Transparansi dan langkah nyata dinilai penting untuk menghindari munculnya berbagai spekulasi di tengah masyarakat.

Warga juga mendesak agar dana yang diduga bermasalah tersebut dapat segera dipulihkan dan digunakan sesuai peruntukannya demi mendukung kegiatan kelompok tani serta meningkatkan kesejahteraan petani di Desa Sidorejo.

Hingga berita ini ditulis, masyarakat masih menunggu penjelasan resmi dan langkah konkret dari pihak terkait mengenai penyelesaian dugaan penyalahgunaan dana PUAP tersebut.

Sumber:tim investigasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *