Radar Nusantara7.com – Bojonegoro, Selasa (24/02/2026) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro resmi membuka kegiatan sosialisasi dan seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar di Ruang Angling Dharma Lantai 2 Gedung Pemkab Bojonegoro dan diikuti oleh para pelajar tingkat SMA/sederajat dari berbagai sekolah di wilayah Kabupaten Bojonegoro.
Pembukaan sosialisasi ini menjadi langkah awal dalam menjaring putra-putri terbaik daerah yang akan mengemban tugas kehormatan sebagai pengibar Sang Saka Merah Putih pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 mendatang.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Pemkab Bojonegoro menegaskan bahwa proses seleksi tahun ini dirancang lebih transparan, akuntabel, dan profesional. Seluruh tahapan pendaftaran hingga seleksi dilaksanakan secara daring guna meminimalkan potensi kecurangan serta memastikan kesempatan yang sama bagi seluruh peserta.
Untuk tahun 2026, jadwal pendaftaran dibuka mulai 3 Maret hingga 23 Maret 2026. Calon peserta diwajibkan melakukan registrasi melalui laman resmi paskibraka yang telah disediakan panitia. Sistem seleksi juga memanfaatkan metode Computer Assisted Test (CAT), khususnya untuk Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Intelijensia Umum (TIU).
Penggunaan sistem CAT dinilai sebagai langkah strategis dalam menjamin objektivitas penilaian. Dengan sistem tersebut, hasil tes dapat diketahui secara cepat, transparan, dan terukur, sehingga mampu menekan potensi intervensi dalam proses seleksi.
Selain aspek akademik dan wawasan kebangsaan, proses seleksi juga akan mencakup penilaian fisik, kesehatan, kepribadian, serta kemampuan baris-berbaris. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa para calon Paskibraka tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki ketahanan fisik, disiplin tinggi, serta karakter yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila.
Pemkab Bojonegoro berharap melalui seleksi yang ketat dan terbuka ini, akan lahir generasi muda yang tidak hanya siap mengibarkan bendera pusaka, tetapi juga menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Program Paskibraka sendiri selama ini dipandang sebagai wadah pembinaan karakter, kepemimpinan, serta penguatan jiwa nasionalisme di kalangan pelajar.
Kegiatan sosialisasi juga dimanfaatkan untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada peserta terkait tahapan seleksi, persyaratan administrasi, serta komitmen yang harus dijalankan apabila terpilih sebagai anggota Paskibraka.
Dengan dibukanya tahapan sosialisasi dan seleksi ini, Pemkab Bojonegoro mengajak seluruh pelajar yang memenuhi syarat untuk berpartisipasi aktif dan mempersiapkan diri sebaik mungkin. Diharapkan, dari proses ini akan terpilih putra-putri terbaik Bojonegoro yang mampu mengharumkan nama daerah, baik di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.
Sumber: Humas
Editor: Redaksi






