Bojonegoro, Minggu (15 Februari 2026) – Kabar menggembirakan datang bagi para pelajar dan orang tua di Kabupaten Bojonegoro. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Perhubungan (Dishub) memastikan layanan Angkutan Pelajar (Apel) gratis serta Angkutan Sekolah Disabilitas akan kembali beroperasi dalam waktu dekat.
Layanan tersebut direncanakan aktif kembali bertepatan dengan momentum masuk sekolah pasca libur Lebaran 2026, yang diperkirakan berlangsung pada akhir Maret hingga awal April 2026.
Kepastian ini sekaligus menjawab aspirasi para orang tua siswa yang selama ini menantikan kembali hadirnya armada Apel di jalanan Bojonegoro. Bagi masyarakat, program ini tidak sekadar menyediakan fasilitas transportasi gratis, tetapi juga menjadi solusi keamanan dan keselamatan bagi pelajar agar tidak perlu menggunakan kendaraan pribadi saat berangkat ke sekolah.
Seperti diketahui, layanan Apel sempat mengalami jeda pengoperasian pada awal tahun 2026. Jeda tersebut terjadi karena adanya proses administrasi dan penyesuaian mekanisme operasional yang harus diselesaikan terlebih dahulu sesuai ketentuan.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro, Welly Fitrama, menegaskan bahwa program Angkutan Pelajar Gratis dipastikan tetap berlanjut dan telah masuk dalam skema pendanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bojonegoro Tahun 2026.
“Kami memahami harapan besar dari para orang tua dan siswa. Saat ini kami sedang mempercepat penyelesaian seluruh tahapan administrasi dan mekanisme operasional. Target kami, layanan sudah siap beroperasi kembali saat siswa masuk sekolah setelah libur Lebaran, atau sekitar akhir Maret hingga awal April 2026,” jelasnya.
Menurutnya, keberlanjutan program ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Bojonegoro dalam mendukung akses pendidikan yang aman, nyaman, dan inklusif, termasuk bagi siswa penyandang disabilitas. Kehadiran Angkutan Sekolah Disabilitas dinilai sangat penting untuk memastikan seluruh anak mendapatkan hak yang sama dalam memperoleh layanan pendidikan.
Pemkab juga mengimbau masyarakat untuk tetap bersabar selama proses administrasi dirampungkan. Dishub memastikan seluruh armada akan kembali beroperasi sesuai standar keselamatan dan kelayakan jalan sebelum digunakan melayani para pelajar.
Dengan kembali beroperasinya Angkutan Pelajar Gratis dan Angkutan Sekolah Disabilitas, diharapkan tingkat keselamatan pelajar di jalan raya semakin meningkat, sekaligus mengurangi potensi pelanggaran lalu lintas yang melibatkan anak di bawah umur.
Sumber: Humas
Editor: Redaksi






