RADAR NUSANTARA 7//BOJONEGORO – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono, mengajak seluruh kader PKK untuk berperan aktif dalam menyukseskan berbagai program prioritas Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Program tersebut meliputi Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri (Gayatri), percepatan penurunan angka stunting, hingga mewujudkan kawasan bebas asap rokok.
Ajakan tersebut disampaikan Cantika Wahono saat menghadiri kegiatan pembinaan Tim Penggerak PKK di Desa Gapluk, Kecamatan Purwosari, Selasa (23/6/2026).
Menurut Cantika, seluruh program yang dijalankan pemerintah daerah memiliki tujuan yang sama, yakni membangun keluarga yang berkualitas sebagai pondasi utama kemajuan Kabupaten Bojonegoro.
“Masalah stunting ini seperti rantai yang harus kita putus bersama. Kita harus memastikan ibu hamil mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara rutin, balita aktif mengikuti kegiatan posyandu setiap bulan, anak-anak memperoleh asupan gizi dan protein yang cukup, serta keluarga menerapkan pola asuh dan sanitasi yang sehat,” ujarnya.
Cantika menegaskan bahwa kader PKK memiliki peran strategis sebagai ujung tombak dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Melalui pendampingan yang berkelanjutan, kader PKK diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku hidup sehat di lingkungan keluarga.
Selain fokus pada kesehatan keluarga, TP PKK juga mendukung program Gayatri yang bertujuan meningkatkan ketahanan pangan dan perekonomian keluarga. Program tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan gizi sekaligus menambah sumber pendapatan rumah tangga.
Dalam kesempatan itu, Cantika juga mengingatkan pentingnya menciptakan lingkungan yang sehat melalui penerapan kawasan bebas asap rokok. Menurutnya, lingkungan yang bersih dan sehat akan memberikan dampak positif terhadap tumbuh kembang anak serta kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, TP PKK, dan masyarakat, berbagai program prioritas tersebut diharapkan dapat berjalan optimal demi mewujudkan Bojonegoro yang sehat, mandiri, dan sejahtera.
Sumber:humas






