PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
1783215154394

Radar Nusantara 7 | Nganjuk

Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah Bus Sugeng Rahayu dengan sebuah truk fuso terjadi di kawasan Jembatan Paron, Dusun Paron, Desa Paron, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.

Bus Sugeng Rahayu bernomor polisi W 7571 UP bertabrakan dengan Truk Fuso bernomor polisi S 9687 UR. Benturan yang terjadi cukup keras hingga mengakibatkan bus keluar dari badan jalan dan terjun ke sungai di bawah jembatan, sementara truk menghantam sebuah pohon di sisi jalan.

Berdasarkan informasi sementara yang dihimpun di lokasi kejadian, truk fuso melaju dari arah barat menuju timur. Saat memasuki tikungan di kawasan Jembatan Paron, kendaraan tersebut diduga melebar hingga ke jalur kanan. Pada saat yang bersamaan, Bus Sugeng Rahayu datang dari arah berlawanan.

Diduga karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, pengemudi truk berupaya menghindari tabrakan dengan membanting setir ke kiri, sedangkan pengemudi bus juga melakukan manuver ke kanan. Namun, benturan tidak dapat dihindarkan. Akibatnya, truk keluar jalur dan menabrak pohon, sedangkan bus terpental hingga masuk ke sungai.

Proses evakuasi berlangsung cepat dengan melibatkan warga sekitar, petugas kepolisian, tenaga medis, serta relawan. Belasan penumpang berhasil dievakuasi dari dalam bus dalam kondisi selamat.

Berdasarkan informasi sementara, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, belasan penumpang mengalami luka ringan dan segera mendapatkan penanganan medis. Para korban dibawa ke RSUD Nganjuk dan Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani pemeriksaan serta perawatan lebih lanjut.

Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta mengevakuasi kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan.

Pihak kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, mengurangi kecepatan saat melintasi tikungan maupun jembatan, serta mematuhi marka jalan guna menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Radar Nusantara 7 akan terus mengikuti perkembangan penyelidikan dan menyampaikan informasi terbaru kepada masyarakat setelah keterangan resmi dari pihak berwenang diterima.

Sumber:tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *