PROMOSI MEDIA : RadarNusantara7.com siap menjadi mitra publikasi terpercaya | Terima pemasangan iklan | Advertorial | Kerjasama media
20 April 2026
1775569526859.jpg

Radar Nusantara7.Com//Salatiga – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan truk gandeng terjadi di Jalan Lingkar Salatiga (JLS), Kota , pada Senin (6/4/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan medis.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi H 2756 AYC dan truk gandeng bernomor polisi K 8346 TK. Insiden terjadi di kawasan Simpang Empat Pulutan, Kelurahan Pulutan, Kecamatan Sidorejo.

Kronologi kejadian bermula saat sepeda motor yang dikendarai seorang perempuan berinisial AS, warga Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, melaju dari arah Kecandran menuju Blotongan. Sesampainya di lokasi kejadian, korban diduga berupaya mendahului truk dari sisi kiri.

Namun, ruang yang terbatas membuat sepeda motor tersebut membentur bagian belakang sisi kiri bodi truk gandeng. Benturan tersebut menyebabkan kendaraan oleng ke kiri hingga akhirnya pengendara terjatuh.

Akibat kecelakaan tersebut, korban mengalami luka berat dan sempat dilarikan ke untuk mendapatkan penanganan medis. Namun nahas, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

Peristiwa ini menjadi perhatian warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas di jalur tersebut. Aparat kepolisian segera datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi serta mengamankan area guna mencegah kemacetan.

Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan adanya faktor kelalaian maupun kondisi jalan saat kejadian.

Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, khususnya saat hendak mendahului kendaraan besar. Selain itu, pengendara diharapkan mematuhi aturan lalu lintas dan mempertimbangkan kondisi ruang serta jarak aman demi keselamatan bersama.

Sumber: ( ** )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *