Radar nusantara 7.com//Semarang – Kapolsek Banyumanik Kompol Hengky Prasetyo, S.H., M.H., menghadiri kegiatan Panen Raya Budidaya Lele dalam rangka mendukung program ketahanan pangan yang digelar di Kelurahan Srondol Wetan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Rabu (15/7/2026) pagi.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Semarang, Dr. Agustina Wilujeng Pramestuti, S.S., M.M., serta dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), para lurah se-Kecamatan Banyumanik, Ketua LPMK, dan kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan).
Rangkaian kegiatan diawali dengan pemaparan mengenai proses budidaya lele beserta hasil panen yang telah dicapai. Selanjutnya, para tamu undangan mengikuti prosesi panen raya bersama dan penyerahan simbolis hasil panen kepada keluarga penerima manfaat sebagai bagian dari upaya membantu penanganan stunting, warga lanjut usia (lansia), serta penyandang disabilitas.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Wali Kota Semarang, sesi foto bersama, dan sarapan pagi yang berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Semarang, Dr. Agustina Wilujeng Pramestuti, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi mengembangkan budidaya lele sebagai salah satu bentuk penguatan ketahanan pangan masyarakat.
Menurutnya, program budidaya lele tidak hanya mampu menyediakan sumber pangan bergizi bagi masyarakat, tetapi juga membuka peluang usaha, meningkatkan kesejahteraan warga, serta menjadi contoh pemanfaatan lahan produktif di lingkungan perkotaan.
Sementara itu, Kapolsek Banyumanik Kompol Hengky Prasetyo menegaskan komitmen Polri dalam mendukung berbagai program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Polri siap bersinergi dan mendukung program-program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Melalui kolaborasi seluruh elemen, diharapkan program ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi warga,” ujarnya.
Kegiatan panen raya tersebut menjadi salah satu wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung pembangunan sosial yang inklusif di Kota Semarang.
Sumber:humas





