PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
ADVERTISEMENT
Iklan Radar Nusantara
IMG-20260603-WA0063

Radar nusantara 7.com//Morotai Selatan, 2 Mei 2026 – Upaya meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Pulau Morotai terus mendapat perhatian berbagai pihak. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan panen raya jagung yang dilaksanakan Kelompok Tani Apotek di Desa Pilowo, Kecamatan Morotai Selatan, yang turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Pulau Morotai Komisi II, Moh Akbar Mangoda.

Kegiatan panen raya ini menjadi momentum untuk melihat secara langsung perkembangan sektor pertanian di tingkat petani sekaligus menyerap berbagai aspirasi yang masih menjadi tantangan dalam pengembangan usaha tani. Salah satu persoalan yang mengemuka adalah ketersediaan pasar yang mampu menampung hasil produksi pertanian secara berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Moh Akbar Mangoda menegaskan bahwa keberhasilan petani dalam meningkatkan produksi harus diimbangi dengan jaminan pemasaran hasil panen. Menurutnya, pemerintah daerah perlu mengambil langkah konkret agar hasil produksi petani tidak mengalami kendala penyerapan pasar yang berpotensi menurunkan semangat petani dalam berproduksi.

“Pemerintah perlu segera mendorong kehadiran Bulog di Pulau Morotai atau mengoptimalkan peran Perusahaan Daerah (Perusda) sebagai alternatif dalam menangani dan menyerap hasil produksi petani. Langkah ini penting agar hasil panen petani memiliki kepastian pasar dan nilai ekonomi yang lebih baik,” ujar Akbar saat menghadiri panen raya.

Ia menjelaskan bahwa perhatian terhadap sektor pertanian tidak hanya ditujukan kepada petani jagung dan hortikultura, tetapi juga petani padi yang tersebar di sejumlah wilayah, termasuk di Desa Aha, Kecamatan Morotai Selatan. Menurutnya, dukungan terhadap sektor pertanian harus dilakukan secara menyeluruh mulai dari peningkatan produksi, penyediaan sarana dan prasarana, hingga jaminan pemasaran hasil panen.

Akbar menilai Kabupaten Pulau Morotai memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai salah satu daerah penopang ketahanan pangan di Provinsi Maluku Utara. Selain dikenal sebagai daerah tujuan wisata, Morotai juga memiliki sumber daya pertanian dan perikanan yang melimpah dan berpotensi menjadi kekuatan ekonomi masyarakat jika dikelola secara optimal.

“Optimalisasi sektor pertanian harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena sejalan dengan program pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Dengan potensi lahan dan sumber daya yang dimiliki, Morotai dapat menjadi salah satu daerah penyumbang kekuatan pangan nasional,” katanya.

Panen raya jagung yang dilaksanakan Kelompok Tani Apotek Desa Pilowo tersebut mendapat sambutan positif dari para petani. Mereka berharap pemerintah dapat terus memberikan dukungan melalui pendampingan, akses permodalan, ketersediaan pupuk, serta kebijakan pemasaran yang mampu memberikan kepastian bagi hasil produksi pertanian.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, legislatif, dan kelompok tani, diharapkan sektor pertanian di Pulau Morotai dapat terus berkembang dan menjadi salah satu pilar utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.

Wartawan: Fhata

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *