BOJONEGORO, Radar Nusantara 7.com — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia bukan sekadar momentum mengibarkan bendera Merah Putih dan mengenang jasa para pahlawan. Lebih dari itu, kemerdekaan menjadi pengingat bahwa persatuan, kebersamaan, dan semangat gotong royong merupakan kekuatan besar dalam membangun bangsa.
Bagi insan pers, momentum kemerdekaan hendaknya menjadi kesempatan untuk semakin mempererat tali persaudaraan antarsesama jurnalis dan media. Perbedaan media, organisasi maupun sudut pandang dalam menjalankan tugas jurnalistik jangan sampai menjadi penghalang untuk membangun komunikasi dan kebersamaan.
Sebagai jurnalis, kita memiliki tanggung jawab besar dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Karena itu, profesionalisme, independensi, etika jurnalistik dan rasa persaudaraan harus terus dijaga.
Selama berinteraksi dengan rekan-rekan jurnalis di Bojonegoro, saya melihat banyak semangat, dedikasi dan kepedulian dalam menjalankan tugas. Para jurnalis tidak hanya hadir menyampaikan berita, tetapi juga menjadi bagian dari masyarakat yang ikut mengawal pembangunan dan menyuarakan berbagai persoalan publik.
“Pesan saya, mari kita jadikan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai momentum untuk meninggalkan perbedaan yang tidak perlu. Jangan sampai perbedaan organisasi, media maupun kepentingan pribadi membuat hubungan sesama insan pers menjadi renggang,” ujar Agus Setiyadi, Ketua AWPI DPC Bojonegoro.
Menurutnya, sesama insan pers harus saling menghargai, saling mendukung dan saling mengingatkan dalam menjalankan profesi. Jika terjadi perbedaan pendapat, hendaknya diselesaikan melalui komunikasi yang baik dan kepala dingin.
Sebab, pada akhirnya seluruh insan pers memiliki tujuan yang sama, yaitu memberikan informasi yang benar, berimbang dan bermanfaat bagi masyarakat.
Agus berharap seluruh jurnalis dan media di Bojonegoro dapat semakin kompak, solid dan profesional. Persaudaraan jangan hanya terjalin ketika ada kegiatan atau kepentingan tertentu, tetapi harus terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari.
Kemerdekaan mengajarkan bahwa bangsa Indonesia menjadi kuat karena persatuan. Begitu pula dengan insan pers. Ketika para jurnalis bersatu, saling menghormati dan menjaga kekompakan, maka keberadaan pers akan semakin kuat dan dipercaya masyarakat.
“Mari kita isi kemerdekaan dengan karya, berita yang mencerdaskan, kritik yang membangun serta menjaga marwah profesi jurnalistik,” pungkasnya.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81.
Merdeka! Merdeka! Merdeka!
Agus Setiyadi
Ketua AWPI DPC Bojonegoro
Radar Nusantara 7.com
Berita Aktual, Tajam dan Terpercaya






