PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81
1786923720285

MADIUN, Radar Nusantara 7.com — Apel Kehormatan dan Renungan Suci (AKRS) bukan sekadar agenda rutin menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia. Di balik suasana hening dan penghormatan kepada para pahlawan, tersimpan pesan penting agar generasi penerus tidak pernah melupakan sejarah serta pengorbanan para pejuang bangsa.

Pesan tersebut disampaikan Danrem 081/Dhirotsaha Jaya (DSJ) Kolonel Arm Untoro Hariyanto usai bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) AKRS di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kota Madiun, Senin (17/8/2026) dini hari.

“Apel Kehormatan dan Renungan Suci ini sebagai bentuk penghormatan dan doa bagi para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan bangsa Indonesia,” ujar Kolonel Untoro.

Menurutnya, setiap generasi memiliki cara masing-masing dalam mengisi kemerdekaan. Jika dahulu para pahlawan berjuang dengan senjata dan mempertaruhkan nyawa, maka perjuangan generasi saat ini dapat diwujudkan melalui pengabdian, prestasi, serta karya nyata bagi bangsa dan negara.

Karena itu, momentum peringatan kemerdekaan harus menjadi sarana untuk kembali menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya nasionalisme, cinta tanah air dan semangat persatuan.

Kolonel Untoro juga mengingatkan generasi muda agar tidak larut dalam perkembangan zaman hingga melupakan sejarah perjuangan bangsa.

“Apapun perkembangan zaman saat ini, kita harus selalu ingat bahwa kemerdekaan bangsa Indonesia bukanlah hadiah ataupun sesuatu yang hadir secara cuma-cuma, melainkan buah dari perjuangan panjang dan pengorbanan para pahlawan,” tegasnya.

Menurutnya, meskipun para pahlawan telah tiada, nilai-nilai perjuangan seperti persatuan, rela berkorban dan pantang menyerah harus tetap hidup serta diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

“Ingat, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa para pahlawannya. Sudah selayaknya kita sebagai generasi penerus melanjutkan perjuangan mereka dengan memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara,” pungkas Kolonel Untoro.

Momentum AKRS tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa kemerdekaan memiliki sejarah panjang yang dibangun melalui perjuangan dan pengorbanan. Karena itu, menjaga persatuan dan mengisi kemerdekaan dengan karya positif merupakan bentuk penghormatan terbaik kepada para pahlawan.

Radar Nusantara 7.com
Berita Aktual, Tajam dan Terpercaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *