BOJONEGORO | Radar Nusantara7.com — Warga Desa Betet, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, dikejutkan dengan penemuan sesosok jenazah perempuan di aliran Sungai Bengawan Solo, Selasa, 18 Agustus 2026.
Informasi mengenai penemuan tersebut diterima petugas sekitar pukul 09.00 WIB dari pemerintah desa setempat. Menindaklanjuti laporan itu, tim BPBD Kabupaten Bojonegoro bersama unsur terkait bergerak menuju lokasi untuk melakukan asesmen sekaligus proses evakuasi. Berdasarkan informasi yang disampaikan BPBD, personel berangkat sekitar pukul 09.19 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 09.55 WIB.
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, korban diketahui berjenis kelamin perempuan. Saat pertama kali ditemukan, identitas korban belum diketahui sehingga sementara dicatat sebagai Mrs. X.
Adapun ciri-ciri yang dikenakan korban saat ditemukan yakni kaos berwarna biru dongker, celana jeans pendek, serta sandal jepit merek Swallow berwarna biru. Ciri-ciri tersebut menjadi bagian dari informasi awal yang digunakan pihak berwenang dalam proses identifikasi korban.
Petugas kemudian melakukan evakuasi terhadap jenazah dari aliran Bengawan Solo. Dalam penanganan kejadian tersebut, BPBD Bojonegoro dibantu sejumlah unsur terkait, termasuk kepolisian, Satpol PP, serta masyarakat sekitar.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah dibawa ke RSUD Padangan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk membantu proses identifikasi serta memperoleh keterangan medis mengenai kondisi dan penyebab kematian korban.
Sementara itu, pihak berwenang masih melakukan penanganan dan pendalaman untuk memastikan identitas korban serta mengetahui kronologi hingga jenazah tersebut ditemukan di aliran Bengawan Solo.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian warga sekitar, khususnya karena identitas korban pada awal penanganan belum diketahui. Masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri yang sesuai diimbau berkoordinasi dengan pihak kepolisian atau instansi terkait agar proses identifikasi dapat dilakukan secara tepat.
Radar Nusantara7.com mengedepankan asas keberimbangan dan kehati-hatian dalam pemberitaan. Informasi mengenai identitas maupun penyebab kematian korban tetap menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang.
Sumber:humas






