PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81
IMG-20260915-WA0081

BOJONEGORO, Radar Nusantara 7.com — Komando Distrik Militer (Kodim) 0813 Bojonegoro menggelar kegiatan Pemberdayaan Komponen Masyarakat melalui Penguatan Karakter Kebangsaan Tahun Anggaran 2026, Selasa (15/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Ahmad Yani Makodim 0813 Bojonegoro tersebut mengusung tema “Membangun Sinergitas Komponen Masyarakat dalam Mendukung Kebijakan Pemerintah demi Terwujudnya Ketahanan Nasional.”

Kegiatan dibuka langsung oleh Kasdim 0813 Bojonegoro Mayor Inf Marwoko Suwandono dan diikuti berbagai elemen masyarakat, tokoh agama, serta aparatur birokrasi di wilayah Kabupaten Bojonegoro.

Dalam sambutan tertulis Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto yang dibacakan Kasdim Mayor Inf Marwoko Suwandono, disampaikan pentingnya membangun sinergitas seluruh komponen masyarakat dalam mendukung visi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, pembangunan bangsa tidak hanya membutuhkan kemajuan di bidang ekonomi dan teknologi, tetapi juga membutuhkan karakter kebangsaan yang kuat, kesadaran bela negara, serta semangat menjaga persatuan dan kesatuan.

“TNI Angkatan Darat, sebagai salah satu komponen utama pertahanan negara, mengemban tanggung jawab moral dan fungsional untuk membina kesadaran bela negara di seluruh lapisan masyarakat, termasuk kalangan birokrasi,” ujar Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto dalam sambutan tertulisnya.

Ia menjelaskan, melalui program Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN), TNI AD berupaya menanamkan nilai-nilai dasar kebangsaan, seperti cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, serta kesetiaan terhadap Pancasila.

Penguatan wawasan kebangsaan tersebut dinilai penting untuk membangun ketahanan mental masyarakat, termasuk aparatur sipil negara (ASN), agar memiliki pemahaman yang kuat terhadap nilai-nilai Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai pengaruh yang dapat mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa, termasuk potensi berkembangnya paham radikalisme.

Pemberdayaan komponen masyarakat ini diharapkan mampu memperkuat peran TNI AD bersama seluruh elemen masyarakat dalam membangun ketahanan nasional yang tangguh dan berkelanjutan, khususnya di wilayah Kabupaten Bojonegoro.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terbangun kesamaan visi, persepsi, dan pemahaman mengenai kehidupan berbangsa dan bernegara yang berlandaskan Pancasila serta Undang-Undang Dasar 1945.

Tidak hanya berlangsung dalam bentuk pemaparan materi di dalam ruangan, kegiatan juga dikemas melalui sejumlah permainan edukatif di lapangan tenis Makodim 0813 Bojonegoro.

Para peserta mengikuti berbagai simulasi kerja sama, di antaranya permainan memindahkan hula hoop rotan secara berantai tanpa memutus pegangan tangan serta permainan menjaga keseimbangan bola di atas jaring tali.

Berbagai permainan tersebut dirancang untuk melatih kekompakan, konsentrasi, komunikasi, serta membangun sinergitas antarpeserta.

Suasana kegiatan pun berlangsung penuh antusias. Interaksi antara TNI dan komponen masyarakat diharapkan tidak berhenti pada kegiatan tersebut, tetapi dapat terus berkembang menjadi kerja sama yang positif dalam menjaga kondusivitas dan ketahanan wilayah.

“Semoga kegiatan ini dapat berjalan optimal, sesuai program dari Komando Atas. Kami juga berharap hubungan emosional dan kerja sama antara TNI AD dengan seluruh komponen masyarakat di Kabupaten Bojonegoro ini terus terjalin harmonis dan semakin kokoh,” pungkas Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto.(*)

Radar Nusantara 7.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *