PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81
IMG-20260918-WA0181

Morotai//Radar nusantara7.com— Krisis ikan mulai dirasakan masyarakat Kecamatan Morotai Utara, khususnya Desa Tanjung Saleh. Pasalnya Kondisi tersebut diduga telah berlangsung sekitar tiga pekan dan membuat warga langsung menyerbu setiap pasokan ikan yang masuk ke desa.

Namun pada Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 19.00 WIT. Situasi Desa terlihat ramai dengan adanya Kedatangan penjual ikan menggunakan mobil pikap putih, peristiwa tersebut memicu kerumunan warga Tanjung Saleh yang antusias membeli ikan jenis malalugis dan komo alus.

Dalam waktu singkat, ikan malalugis dan Komo Alus milik Lakale, yang diperkirakan dua kolboks puti tersebut dilibas habis oleh masyarakat setempat, Hinga menyisakan sedikit saja pasokan ikan yang dibawa. Kondisi ini menunjukkan tingginya kebutuhan warga terhadap ikan sebagai salah satu sumber pangan utama.

Hasna penjual ikan malalugis dan komo alus, saat diwawancarai ia mengaku bersyukur hasil ikan bapaknya dapat langsung dibeli masyarakat.

“Alhamdulillah saya senang. Memang Beberapa hari kemarin ikan kosong di wilayah Morotai Utara, khususnya Desa Tanjung Saleh,” kata Hasna .

Menurutnya, ikan tersebut bukan berasal dari hasil tangkapan menggunakan rumpon, melainkan diperoleh dari kapal penangkap ikan yang memiliki hubungan dekat dengan bapaknya.

“Bapak saya berteman dengan orang kapal. Kalau hasil ikan melimpah, pemilik kapal biasanya menginformasikan kepada bapak saya,” ujarnya.

Kerumunan warga di lokasi penjualan menjadi gambaran bahwa pasokan ikan di wilayah tersebut sedang menghadapi persoalan krisis. Ketika ikan kembali tersedia, masyarakat langsung memburunya hingga hasil tangkapan ludes.

Kondisi ini perlu mendapat perhatian pemerintah daerah, khususnya instansi yang membidangi perikanan, untuk memastikan apakah kelangkaan tersebut hanya dipengaruhi siklus hasil tangkapan dan distribusi atau terdapat faktor lain yang menyebabkan pasokan ikan berkurang selama beberapa pekan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai penyebab krisis pasokan ikan yang dirasakan masyarakat Morotai Utara.(red/fhm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *