PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81
1790171714030

BOJONEGORO — Radar Nusantara 7.com, Rabu (23/9/2026) — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro secara resmi meluncurkan logo dan tema peringatan Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-349 Tahun 2026. Peluncuran berlangsung di Ruang Angling Dharma, Gedung Pemkab Bojonegoro, Rabu (23/9/2026).

Peluncuran logo tersebut menandai dimulainya rangkaian kegiatan peringatan HJB ke-349 yang akan berlangsung selama sebulan penuh. Tahun ini, HJB mengusung tema “Berdaya Saing dan Bertransformasi Menuju Bojonegoro Adil dan Makmur.”

Logo resmi HJB ke-349 merupakan karya Rahmad Aziz Saputra, warga Desa Tulungrejo, Kecamatan Trucuk, yang terpilih melalui lomba desain logo yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro.

Sebelumnya, lomba tersebut diikuti sebanyak 112 peserta. Setelah melalui tahapan seleksi dan penilaian dewan juri, ditetapkan tiga karya terbaik.

Juara pertama diraih Rahmad Aziz Saputra dari Desa Tulungrejo, Kecamatan Trucuk. Juara kedua diraih Muhamad Ilmi Baihaqi dari Desa Nglarangan, Kecamatan Kanor, sedangkan juara ketiga diraih Hary Wahyu Utomo dari Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander. Karya juara pertama kemudian ditetapkan sebagai logo resmi HJB ke-349 Tahun 2026.

Dalam arahannya, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyampaikan bahwa usia 349 tahun merupakan perjalanan sejarah yang panjang. Momentum Hari Jadi Bojonegoro, menurutnya, menjadi kesempatan untuk mengenang sejarah sekaligus memperkuat jati diri daerah.

Bupati juga menekankan bahwa peringatan HJB bukan semata-mata agenda pemerintah daerah, melainkan momentum yang menjadi milik seluruh masyarakat Bojonegoro.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan mengembangkan berbagai potensi daerah, baik dari sisi geografis, sosial, maupun kekayaan budaya.

Selain mengenang sejarah, momentum HJB ke-349 juga diharapkan menjadi sarana evaluasi, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Semakin tambah tua usia, semakin besar pula tanggung jawab yang dipikul. Begitu pula kita sebagai pelayan masyarakat—tanggung jawab kita untuk memberikan yang terbaik harus semakin meningkat,” demikian pesan Bupati dalam arahannya.

Peringatan HJB ke-349 diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat rasa memiliki masyarakat terhadap Bojonegoro serta menyiapkan fondasi pembangunan bagi generasi mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *