PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81
IMG-20260927-WA0096

TRENGGALEK — Radar Nusantara 7.com — Sebanyak 64 tim ambil bagian dalam Open Tournament Domino Orado (101) Piala Panglima TNI yang digelar di Kodim 0806/Trenggalek, Jawa Timur, Minggu (27/9/2026).

Turnamen tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI). Para peserta beradu kemampuan dalam kecepatan, ketangkasan, strategi, konsentrasi, serta kerja sama antarpasangan untuk memperebutkan gelar juara.

Setiap tim terdiri dari dua atlet yang harus mampu membangun komunikasi dan menyusun strategi selama pertandingan. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga menjadi wadah untuk memperkenalkan olahraga domino kepada masyarakat sekaligus menjaring potensi atlet di daerah.

Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0806/Trenggalek, Mayor Cpm Nur Yulianto, mengatakan pihaknya mendukung pelaksanaan turnamen tersebut sebagai bagian dari rangkaian kegiatan memperingati HUT ke-81 TNI.

Menurutnya, turnamen olahraga domino juga diharapkan mampu menjadi sarana untuk menemukan bibit-bibit atlet potensial dari Kabupaten Trenggalek.

“Kami sangat mendukung turnamen ini, semoga dapat memunculkan bibit atlet yang bisa membanggakan Trenggalek,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Pengprov Olahraga Domino Nasional (ORADO) Jawa Timur, Mulyadi, mengatakan kegiatan tersebut digelar secara serentak di 18 kabupaten/kota di Jawa Timur.

Ia menyebut olahraga domino yang tergolong relatif baru tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Hal itu terlihat dari tingginya animo peserta dalam mengikuti turnamen.

“Animo masyarakat cukup tinggi dalam mengikuti kegiatan olahraga domino ini,” katanya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Trenggalek, Agus Dwi Karyanto, menilai olahraga domino memiliki sejumlah aspek yang dapat mendukung kemampuan pemain, mulai dari pengendalian emosi, daya ingat, konsentrasi hingga kemampuan menyusun strategi.

Menurut Agus, permainan domino juga dapat menjadi bagian dari pengembangan kemampuan nonakademik apabila dilakukan melalui pembinaan yang tepat.

“Permainan domino itu bagian dari olahraga. Di sini kita dilatih menjaga emosi dan meredam ego saat berpasangan. Selain itu, pemain harus mengingat kepingan yang sudah keluar, jadi ini melatih fungsi otak, kesabaran, dan strategi,” ujarnya.

Agus menambahkan, pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk memfasilitasi pengembangan olahraga domino di lingkungan sekolah apabila nantinya ditemukan potensi atlet dari kalangan pelajar.

Menurutnya, kegiatan olahraga dapat menjadi sarana untuk membentuk mental bertanding, meningkatkan kepercayaan diri, serta melatih konsentrasi peserta didik.

“Ini bagus untuk melatih mental bertanding, kepercayaan diri, dan konsentrasi mereka. Dalam pendidikan, bukan hanya knowledge yang penting, tetapi skill juga harus diolah,” katanya.

Pelaksanaan Open Tournament Domino Orado (101) Piala Panglima TNI tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ajang perebutan prestasi, tetapi juga menjadi momentum memperluas pembinaan olahraga domino serta mempererat kebersamaan antara peserta dan berbagai elemen masyarakat dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI.(*)

Radar Nusantara 7.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *