PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
Screenshot_2026-07-18-17-02-28-064_com.whatsapp.w4b-edit

Radar nusantara 7.com//Morotai – Turnamen domino yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai di kawasan depan Kantor Dinas Pariwisata, Kecamatan Morotai Selatan, sejak Jumat (17/7/2026) hingga Sabtu (18/7/2026), berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

Kegiatan tersebut diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari aparatur sipil negara, kepala desa, masyarakat umum, hingga peserta dari luar Kabupaten Pulau Morotai, termasuk dari Kabupaten Halmahera Utara. Pembukaan turnamen turut dihadiri Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen, Wakil Bupati Pulau Morotai, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Namun, di balik semaraknya pelaksanaan turnamen, kondisi kebersihan di sekitar lokasi kegiatan menjadi perhatian sejumlah warga. Berdasarkan pantauan awak media pada Sabtu (18/7/2026), sampah plastik bekas minuman tampak berserakan di area parkir depan posko pelaksanaan kegiatan.

Botol plastik, gelas air mineral sekali pakai, serta berbagai kemasan minuman terlihat memenuhi sebagian area parkir dan area sekitar pot bunga beton yang berada di lokasi turnamen.

Sejumlah warga menilai kondisi tersebut menunjukkan perlunya pengelolaan kebersihan yang lebih optimal selama kegiatan berlangsung. Menurut mereka, panitia penyelenggara seharusnya menyiapkan fasilitas pembuangan sampah yang memadai serta menempatkan petugas kebersihan, mengingat jumlah peserta dan tamu yang hadir mencapai ratusan orang.

“Kalau acaranya besar dan melibatkan banyak peserta dari luar daerah, seharusnya fasilitas kebersihan juga dipersiapkan dengan baik agar lingkungan tetap bersih dan nyaman,” ujar salah seorang warga yang berada di lokasi.

Selain persoalan kebersihan, sejumlah masyarakat juga mempertanyakan sumber pendanaan pelaksanaan turnamen tersebut. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi terkait besaran anggaran maupun sumber dana yang digunakan dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Diketahui, panitia menetapkan biaya pendaftaran sebesar Rp50 ribu bagi setiap peserta yang mengikuti turnamen domino tersebut.

Sampai Sabtu malam (18/7/2026), pertandingan masih berlangsung dan terus diikuti peserta dari berbagai wilayah serta unsur pemerintahan di Kabupaten Pulau Morotai. Sementara itu, pihak panitia maupun Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai belum memberikan keterangan resmi terkait pengelolaan kebersihan maupun sumber anggaran penyelenggaraan turnamen.

(Reporter: Korwil RadarNusantara7.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *