radar nusantara7.com – Makassar, Senin 9 Maret 2026 – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) merilis hasil investigasi terkait insiden penembakan yang menewaskan seorang remaja di Kota Makassar. Korban diketahui bernama Bertrand Eka Prasetyo Radiman (18), yang sebelumnya dilaporkan meninggal dunia setelah terkena tembakan di kawasan Jalan Toddopuli Raya, Makassar.
Dalam hasil penelusuran tersebut, Kompolnas menyatakan bahwa rekaman kamera pengawas (CCTV) yang diperiksa dari berbagai sudut tidak menunjukkan adanya tindakan membidik secara langsung oleh anggota kepolisian berinisial Iptu N ke arah korban.
Anggota Kompolnas, Choirul Anam, menjelaskan bahwa tim telah melakukan pemeriksaan secara detail terhadap sejumlah rekaman video dari lokasi kejadian. Menurutnya, rekaman yang dianalisis oleh tim investigasi memiliki kualitas yang lebih jelas dibandingkan potongan video yang sempat beredar luas di masyarakat.
“Dari rekaman CCTV yang kami periksa dari berbagai sudut, posisi senjata yang dibawa oleh Iptu N tidak terlihat secara sengaja diarahkan untuk membidik tubuh korban,” ujar Choirul Anam dalam keterangannya.
Ia menambahkan bahwa proses pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dengan memperhatikan setiap detik pergerakan dalam rekaman video, guna memastikan kronologi kejadian secara objektif dan transparan.
Meski demikian, Kompolnas menegaskan bahwa proses pendalaman terhadap peristiwa tersebut tetap berjalan, termasuk menelaah berbagai bukti lain serta keterangan saksi guna memastikan seluruh fakta terungkap secara jelas.
Kasus meninggalnya Bertrand Eka Prasetyo Radiman sebelumnya menjadi perhatian publik setelah potongan rekaman video peristiwa tersebut beredar di media sosial dan memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat.
Sementara itu, berbagai pihak berharap agar proses penanganan kasus ini dapat dilakukan secara transparan dan profesional sehingga memberikan kejelasan bagi keluarga korban maupun masyarakat luas.
Doa dan simpati juga disampaikan kepada keluarga almarhum Bertrand. Masyarakat berharap agar korban diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah tersebut.
Sumber: (**)




