Bojonegoro – Forum Bela Negara (FBN) melalui Pasukan Reaksi Cepat (PRC) terus memperkuat perannya dalam membangun kesiapsiagaan masyarakat terhadap berbagai potensi ancaman sosial, kebencanaan, dan kondisi darurat lainnya.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pembinaan dan Pemantafan PRC FBN yang digelar di Balai Desa Ngadiluhur, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Ngadiluhur, Mat Muhargo, S.T., serta Komandan PRC FBN, Bapak Djunaedi, S.P., bersama jajaran pengurus dan anggota PRC.

Kehadiran unsur pemerintah desa dan komando PRC menjadi simbol sinergi antara masyarakat sipil dan elemen bela negara dalam menjaga stabilitas dan ketahanan wilayah di tingkat desa.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Ngadiluhur, Mat Muhargo, S.T., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pembinaan tersebut.
Menurutnya, keberadaan PRC FBN di tengah masyarakat sangat penting sebagai mitra strategis pemerintah desa, khususnya dalam upaya peningkatan kedisiplinan, kepedulian sosial, serta kesiapan menghadapi situasi darurat.
“Pembinaan seperti ini sangat kami dukung, karena mampu menumbuhkan semangat kebersamaan, gotong royong, dan rasa cinta tanah air.
Desa membutuhkan elemen masyarakat yang siap bergerak cepat dan tanggap dalam berbagai kondisi,” ujarnya.
Sementara itu, Komandan PRC FBN, Djunaedi, S.P., menegaskan bahwa kegiatan pembinaan dan pemantafan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas, mentalitas, serta soliditas anggota PRC agar lebih profesional dan humanis dalam menjalankan tugasnya.
Ia menekankan bahwa PRC bukan hanya mengedepankan ketangguhan fisik, tetapi juga pemahaman nilai-nilai bela negara dan pengabdian kepada masyarakat.
“PRC FBN hadir untuk membantu, bukan menakut-nakuti.
Kami ingin anggota PRC menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat, menjaga ketertiban, serta menjadi contoh kedisiplinan dan kepedulian sosial,” tegasnya.
Kegiatan pembinaan diisi dengan pemantapan materi kedisiplinan, pemahaman tugas dan fungsi PRC, serta penguatan komitmen bela negara.
Selain itu, dialog dan diskusi juga dilakukan untuk menyerap aspirasi serta masukan dari peserta, sehingga keberadaan PRC benar-benar sejalan dengan kebutuhan masyarakat desa.
Melalui kegiatan ini, diharapkan PRC FBN semakin solid, profesional, dan mampu bersinergi dengan pemerintah desa serta elemen masyarakat lainnya.
Pembinaan berkelanjutan dinilai menjadi kunci dalam menciptakan pasukan reaksi cepat yang tangguh, responsif, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan.
Sumber: junaidi
Editor: Redaksi






