PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
ADVERTISEMENT
Iklan Radar Nusantara
Screenshot_2026-05-02-10-34-20-089_com.facebook.lite-edit

Radar nusantara7.com//Bojonegoro – Dalam upaya membentuk karakter serta memperkuat wawasan kebangsaan bagi generasi calon anggota kepolisian, Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (Kabag SDM) Polres Bojonegoro memberikan pembinaan dan materi tentang jati diri bangsa kepada para siswa Latihan Kerja (Latja) berkualifikasi Brimob, Jumat (1/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Polres Bojonegoro tersebut diikuti dengan antusias dan penuh semangat oleh seluruh siswa Latja. Pembinaan ini menjadi bagian penting dalam proses pendidikan dan penguatan mental kepribadian bagi para peserta sebelum nantinya terjun langsung menjalankan tugas di tengah masyarakat.

Dalam arahannya, Kabag SDM Polres Bojonegoro menekankan bahwa seorang anggota Polri tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis dan fisik semata, tetapi juga harus memiliki karakter kuat, disiplin tinggi, loyalitas, serta semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Menurutnya, pemahaman tentang jati diri bangsa menjadi pondasi penting agar para calon personel Polri mampu menjalankan tugas secara profesional dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan dan persatuan.

“Sebagai anggota Polri, khususnya yang memiliki kemampuan Brimob, para siswa harus memahami bahwa tugas kepolisian bukan sekadar penegakan hukum, tetapi juga menjaga persatuan, keamanan, dan keutuhan bangsa. Oleh karena itu, wawasan kebangsaan dan rasa cinta tanah air harus terus ditanamkan sejak dini,” ujarnya dalam kegiatan tersebut.

Selain memberikan materi tentang nasionalisme dan nilai-nilai kebangsaan, pembinaan juga diisi dengan penekanan mengenai pentingnya etika, tanggung jawab, serta sikap humanis dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Para siswa diingatkan agar senantiasa menjaga integritas dan nama baik institusi di mana pun bertugas.

Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk membangun mental dan karakter para siswa Latja agar lebih siap menghadapi tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks di era modern. Terlebih, personel Brimob memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung stabilitas keamanan dan penanganan situasi yang membutuhkan kemampuan khusus.

Suasana pembinaan berlangsung interaktif. Para siswa tampak aktif mengikuti materi dan menyimak setiap arahan yang disampaikan. Semangat kedisiplinan dan jiwa korsa pun terlihat selama kegiatan berlangsung.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa Latja mampu menjadi personel Polri yang tidak hanya tangguh secara fisik dan profesional dalam bertugas, namun juga memiliki jiwa nasionalisme yang kuat, berintegritas, serta mampu menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat secara humanis.

Sumber:humas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *