PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
ADVERTISEMENT
Iklan Radar Nusantara
1778150311792

Radar nusantara 7.com//indramayu – Aksi unjuk rasa yang digelar massa dari Aliansi Topi Jerami di depan Pendopo Kabupaten Indramayu, Kamis (07/05/2026), berlangsung memanas setelah para demonstran mengaku tidak dapat menemui Bupati Indramayu, . Dalam aksi tersebut, massa sempat melemparkan sejumlah ular ke area sekitar pendopo sebagai bentuk protes dan simbol kekecewaan terhadap pemerintah daerah.

Peristiwa itu sontak menarik perhatian warga dan aparat keamanan yang berjaga di lokasi. Puluhan personel dari Polres Indramayu diterjunkan guna mengamankan jalannya aksi demonstrasi agar situasi tetap terkendali dan tidak berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih luas.

Berdasarkan informasi di lapangan, massa aksi datang membawa berbagai atribut demonstrasi dan menyampaikan sejumlah tuntutan terkait persoalan yang mereka suarakan kepada pemerintah daerah. Namun, suasana mulai memanas ketika massa mengaku tidak berhasil bertemu langsung dengan Bupati Indramayu untuk menyampaikan aspirasi mereka.

Sebagai bentuk ekspresi protes, beberapa peserta aksi kemudian melemparkan ular ke area pendopo. Aksi tersebut sempat memicu kepanikan di sekitar lokasi, meski aparat kepolisian bersama petugas keamanan bergerak cepat melakukan pengamanan dan sterilisasi area.

Petugas kepolisian tampak membentuk barikade untuk menjaga situasi tetap kondusif serta mengimbau massa agar tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan keselamatan umum maupun memicu kericuhan. Hingga aksi berakhir, aparat keamanan terus melakukan pengawasan ketat guna memastikan demonstrasi berjalan aman dan terkendali.

Pihak kepolisian menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk menjaga ketertiban umum serta memberikan ruang bagi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi secara damai sesuai aturan yang berlaku.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Indramayu terkait tuntutan massa aksi maupun alasan ketidakhadiran Bupati Indramayu saat demonstrasi berlangsung.

Aksi unjuk rasa tersebut menjadi perhatian masyarakat karena berlangsung dengan cara yang tidak biasa dan menimbulkan ketegangan di kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Indramayu. Aparat keamanan pun mengimbau seluruh pihak untuk tetap menjaga situasi kondusif serta mengedepankan dialog dalam menyampaikan aspirasi.

Sumber:tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *