PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
ADVERTISEMENT
Iklan Radar Nusantara
1778219565005

Radar nusantara 7.com//Cebj Filipina  – Presiden Republik Indonesia menghadiri Upacara Pembukaan KTT Ke-48 ASEAN yang digelar di Mactan Expo, Cebu, Filipina, Jumat (08/05/2026). Kehadiran Presiden Prabowo bersama para kepala negara dan kepala pemerintahan ASEAN menjadi simbol kuat komitmen kawasan dalam menjaga persatuan dan memperkuat kerja sama di tengah tantangan global yang terus berkembang.

Upacara pembukaan berlangsung khidmat dan penuh nuansa persahabatan antarnegara Asia Tenggara. Presiden Filipina dalam pidato pembukaannya menegaskan pentingnya menjaga dialog, solidaritas, dan saling menghormati antarnegara anggota ASEAN demi menciptakan stabilitas kawasan yang berkelanjutan.

Menurut Marcos Jr., situasi global yang semakin kompleks, mulai dari ketidakpastian ekonomi dunia, dinamika geopolitik, hingga tantangan keamanan kawasan, menuntut negara-negara ASEAN untuk semakin solid dan bersatu. Ia menyebut kehadiran seluruh pemimpin ASEAN dalam forum tersebut menjadi bukti nyata semangat kolektif untuk terus memperkuat peran ASEAN sebagai kawasan yang damai, stabil, dan berdaya saing.

“Momentum ini menjadi pengingat bahwa tantangan yang dihadapi bersama harus dijawab dengan kerja sama yang lebih erat dan komitmen bersama demi kepentingan rakyat ASEAN,” ujar Marcos Jr. dalam sambutannya.

Presiden Prabowo tampak mengikuti seluruh rangkaian kegiatan pembukaan dengan didampingi sejumlah pejabat delegasi Indonesia. Kehadiran Indonesia dalam forum ASEAN kali ini dinilai strategis mengingat peran penting Indonesia sebagai salah satu negara pendiri ASEAN sekaligus motor penggerak stabilitas kawasan Asia Tenggara.

Selain membahas penguatan kerja sama regional, KTT Ke-48 ASEAN juga menjadi forum penting untuk membicarakan isu-isu strategis seperti ketahanan pangan, transformasi digital, perubahan iklim, keamanan maritim, hingga penguatan ekonomi kawasan di tengah tekanan global.

Upacara pembukaan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama para pemimpin negara ASEAN. Dalam momen tersebut, Presiden Prabowo terlihat berdiri bergandengan tangan bersama para pemimpin negara anggota ASEAN sebagai simbol persatuan dan solidaritas kawasan.

Presiden Prabowo berdiri di antara Sultan Brunei Darussalam dan Perdana Menteri Kamboja . Momen tersebut mencerminkan semangat kebersamaan ASEAN dalam menghadapi berbagai tantangan global secara kolektif.

KTT Ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina, dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan agenda utama memperkuat kolaborasi antarnegara anggota serta mempertegas posisi ASEAN sebagai kawasan yang stabil, inklusif, dan mampu menghadapi dinamika dunia internasional.

Sumber: BPMI Setpres

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *