PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
ADVERTISEMENT
Iklan Radar Nusantara
IMG_20260512_230603

Radar  nusantara 7.com//sidrap – Semangat gotong royong kembali terlihat di Kabupaten Sidrap. Anggota Babinsa Kelurahan Sidenreng, , bersama warga dan kelompok tani menggelar kegiatan karya bakti pembersihan saluran irigasi tersier di Lingkungan 1 Kelurahan Sidenreng, Kecamatan Watang Sidenreng, Selasa, 12 Mei 2026.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah percepatan persiapan musim tanam kedua periode Mei–Agustus 2026 sekaligus memastikan kebutuhan air pertanian tetap tercukupi secara optimal bagi para petani di wilayah tersebut.

Dalam kegiatan itu, Babinsa bersama masyarakat bahu-membahu membersihkan saluran irigasi yang mulai dipenuhi rumput dan endapan tanah agar aliran air kembali lancar menuju area persawahan warga.

Karya bakti ini melibatkan anggota Kelompok Tani Sipakainge dan Kelompok Tani Lompo Labattoa yang turun langsung ke lapangan bersama aparat dan penyuluh pertanian. Suasana kebersamaan dan kekompakan tampak mewarnai jalannya kegiatan sejak pagi hari.

Menurut Serma Usman, pembersihan saluran irigasi memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran musim tanam dan menjaga produktivitas pertanian masyarakat.

“Saluran irigasi yang bersih akan membantu distribusi air lebih merata ke lahan pertanian warga, sehingga proses tanam bisa berjalan maksimal dan hasil panen diharapkan meningkat,” ujarnya di sela kegiatan.

Selain mendukung percepatan tanam, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk nyata sinergitas antara TNI, pemerintah kelurahan, penyuluh pertanian, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya PPK/PPL Kelurahan Sidenreng , Ketua dan anggota Poktan Sipakainge, Ketua dan anggota Poktan Lompo Labattoa, serta Penyuluh Swadaya BPK Awiladi.

Para petani menyambut positif kegiatan karya bakti tersebut karena dinilai sangat membantu kesiapan lahan pertanian menjelang musim tanam kedua tahun 2026.

Melalui kegiatan gotong royong semacam ini, diharapkan hubungan kebersamaan antara aparat teritorial dan masyarakat semakin kuat, sekaligus mampu mendorong sektor pertanian tetap produktif sebagai penopang ketahanan pangan di Kabupaten Sidrap.

Sumber:humas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *