PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
ADVERTISEMENT
Iklan Radar Nusantara
IMG_20260520_213104

Radar nusantara 7.com//Nganjuk, Selasa malam 20 Mei 2026 — Keberangkatan calon jemaah haji asal Kabupaten Nganjuk menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya berlangsung lancar dan tertib, meskipun diwarnai suasana haru dari keluarga yang turut mengantar para jemaah pada momen keberangkatan tersebut.

Bupati Nganjuk, , menyampaikan bahwa proses pemberangkatan calon jemaah haji tahun ini dibagi dalam dua gelombang keberangkatan. Gelombang pertama diberangkatkan pada pukul 14.00 WIB dengan jumlah 210 jemaah, sementara gelombang kedua menyusul pada pukul 17.00 WIB dengan 539 jemaah.

Menurutnya, mayoritas calon jemaah haji tahun ini merupakan kelompok lanjut usia (lansia) yang telah menunggu antrean cukup lama untuk dapat menunaikan ibadah ke Tanah Suci. Kondisi tersebut menjadi perhatian khusus pemerintah daerah dan panitia penyelenggara haji agar memberikan pelayanan serta pendampingan ekstra selama proses keberangkatan maupun pelaksanaan ibadah.

“Panitia haji daerah diminta lebih sabar dan maksimal dalam memberikan pelayanan, terutama kepada jemaah lansia yang membutuhkan perhatian lebih,” ujar Bupati dalam keterangannya.

Dari total jemaah yang dijadwalkan berangkat pada hari tersebut, sebagian besar telah diberangkatkan bersama rombongan menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya sebelum nantinya melanjutkan perjalanan ke Arab Saudi. Namun demikian, terdapat satu calon jemaah yang terpaksa mengalami penundaan keberangkatan akibat kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan.

Selain itu, dua calon jemaah lainnya dilaporkan meninggal dunia sebelum jadwal keberangkatan, sehingga tidak dapat mengikuti perjalanan ibadah haji tahun ini.

Pemerintah daerah juga menegaskan pentingnya kesiapan fisik dan mental para jemaah, mengingat kondisi cuaca di Arab Saudi saat ini cukup ekstrem dengan suhu mencapai sekitar 43 derajat Celsius. Para jemaah diimbau untuk menjaga asupan cairan, memperbanyak minum air putih, serta menghindari aktivitas di luar rombongan secara mandiri, terutama saat berada di area ibadah.

Bupati Nganjuk juga mengingatkan agar seluruh jemaah selalu membawa identitas diri dan alat komunikasi pribadi guna memudahkan koordinasi apabila terjadi kendala selama di Tanah Suci.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya rasa kebersamaan antarjemaah selama menjalankan rangkaian ibadah haji. Menurutnya, solidaritas menjadi hal penting mengingat para jemaah berada jauh dari keluarga serta harus beradaptasi dengan lingkungan dan budaya yang berbeda.

Selain aspek kesehatan dan kebersamaan, para calon jemaah haji juga diingatkan untuk menjaga sikap, etika, serta nama baik daerah dan bangsa Indonesia selama berada di Tanah Suci. Hal ini menjadi bagian dari tanggung jawab moral dalam membawa citra positif daerah di tingkat internasional.

Pemerintah Kabupaten Nganjuk berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar, memperoleh kelancaran selama di perjalanan, serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan menjadi haji yang mabrur.

Sumber:andik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *