PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
IMG_20260522_154241

Radar nusantara 7.Com// jombang – Insiden kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di ruas Tol Jombang–Mojokerto. Kali ini, kecelakaan melibatkan sebuah bus pariwisata dengan truk box bermuatan keramik di KM 700+800 Jalur B, Jumat pagi (22/5/2026) sekitar pukul 06.50 WIB. Peristiwa tabrak belakang tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan beberapa korban lainnya mengalami luka ringan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat sebuah bus pariwisata melaju dari arah Bali menuju Jakarta melalui lajur kiri tol dengan kecepatan sedang. Di waktu bersamaan, di depan bus melaju sebuah truk box Hino yang mengangkut sekitar 4 ton keramik.

Panit Jatim 3 Sat PJR Ditlantas Polda Jatim, Ipda Siswanto menjelaskan, sesampainya di lokasi kejadian, diduga pengemudi bus kurang menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya. Selain itu, faktor kelelahan atau mengantuk juga diduga menjadi penyebab utama kecelakaan tersebut.

“Bus pariwisata yang melaju searah diduga kurang antisipasi dan tidak menjaga jarak aman sehingga menabrak bagian belakang truk box Hino yang berada di depannya,” jelas Ipda Siswanto.

Benturan keras membuat truk box kehilangan kendali. Kendaraan berat tersebut kemudian oleng ke kiri hingga menabrak guardrail bahu jalan tol sebelum akhirnya terguling. Posisi akhir truk melintang di area bahu jalan dan sebagian badan lajur kiri, sehingga sempat mengganggu arus lalu lintas di lokasi kejadian.

Akibat kecelakaan itu, pengemudi truk box bernama Karso (57), warga Kabupaten Lamongan, meninggal dunia di lokasi kejadian setelah mengalami luka berat di bagian kepala. Sementara seorang penumpang truk bernama Fahrul Rosi (27) dilaporkan mengalami luka ringan dan mendapat penanganan medis.

Di sisi lain, sopir bus pariwisata bernama Asriawarman (48) juga mengalami luka ringan. Seorang penumpang bus bernama Mitra Permana (30) turut mengalami luka ringan akibat benturan saat kecelakaan terjadi. Sedangkan 12 penumpang bus lainnya dipastikan selamat.

Petugas kepolisian bersama tim tol dan tenaga medis langsung menuju lokasi begitu menerima laporan kejadian. Proses evakuasi kendaraan dan korban dilakukan guna mengantisipasi kemacetan panjang di ruas tol tersebut. Arus lalu lintas sempat mengalami perlambatan, terutama di sekitar lokasi kecelakaan, sebelum akhirnya kembali normal setelah proses penanganan selesai.

Pihak kepolisian mengimbau seluruh pengemudi, khususnya pengendara kendaraan umum dan angkutan jarak jauh, untuk selalu memastikan kondisi tubuh dalam keadaan fit saat berkendara. Faktor kelelahan dan kurangnya konsentrasi dinilai masih menjadi salah satu penyebab dominan kecelakaan di jalan tol.

Kasus kecelakaan maut tersebut kini ditangani lebih lanjut oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Jombang guna kepentingan penyelidikan dan pendalaman penyebab pasti insiden.

Sumber;andik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *