PROMOSI MEDIA : RadarNusantara7.com siap menjadi mitra publikasi terpercaya | Terima pemasangan iklan | Advertorial | Kerjasama media
20 April 2026
Screenshot_20260405_124415.jpg

Radar Nusantara7.Com//– Sebuah kendaraan berat jenis head tractor dengan nomor polisi AG 8636 UT mengalami kecelakaan tunggal di ruas jalan tol wilayah Jawa Timur, tepatnya di KM 654+700 jalur B, Sabtu (4/4/2026). Insiden tersebut diduga kuat akibat sopir kehilangan konsentrasi karena mengantuk saat mengemudi.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, truk yang mengangkut muatan mobil dengan tujuan arah Jakarta itu tiba-tiba oleng sebelum akhirnya menabrak pembatas jalan (guardrail). Benturan tersebut menyebabkan sebagian badan kendaraan terperosok keluar jalur tol.


Panit Jatim 6 Sat PJR Ditlantas Polda Jatim, Iptu Zaenal, menjelaskan bahwa kecelakaan ini murni disebabkan faktor kelelahan pengemudi. “Sopir diduga mengantuk sehingga kendaraan tidak terkendali dan menabrak guardrail hingga keluar sebagian dari badan jalan,” ungkapnya.


Meski kondisi kendaraan mengalami kerusakan dan posisi cukup membahayakan, beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.

Sopir dilaporkan selamat dan telah mendapatkan penanganan di lokasi oleh petugas yang datang.
Petugas dari Satuan PJR bersama pengelola tol langsung melakukan pengamanan di sekitar lokasi kejadian guna mencegah kemacetan serta kecelakaan lanjutan. Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi kendaraan masih menunggu kedatangan alat berat karena posisi truk yang cukup sulit untuk dipindahkan.


Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pengemudi, khususnya kendaraan berat, untuk selalu memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan jarak jauh. Istirahat yang cukup dinilai sangat penting guna menghindari risiko kecelakaan akibat kelelahan atau mengantuk di jalan tol.


Pihak kepolisian juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar tetap berhati-hati, menjaga jarak aman, serta mematuhi rambu lalu lintas demi keselamatan bersama.


Sumber: Andika
Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *