PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
ADVERTISEMENT
Iklan Radar Nusantara
IMG-20260523-WA0035

Radar nusantara 7.com// Morotai – kembali menunjukkan komitmennya dalam menumbuhkan budaya literasi di kalangan generasi muda di melalui kegiatan Lapak Baca yang digelar di kawasan , Sabtu malam (23/05/2026).

Kegiatan yang berlangsung santai namun penuh edukasi tersebut berhasil menyedot perhatian pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum yang tengah menghabiskan waktu akhir pekan di ruang publik kota. Lapak Baca disulap menjadi perpustakaan mini terbuka dengan menghadirkan puluhan koleksi buku menarik, mulai dari novel remaja, komik edukatif, biografi tokoh inspiratif, hingga buku pengetahuan populer yang dapat dibaca secara gratis tanpa syarat.

Ketua  mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendekatkan buku kepada anak muda dengan cara yang lebih kreatif dan tidak kaku.

Menurutnya, pendekatan jemput bola menjadi strategi efektif untuk membangun minat baca di tengah kebiasaan generasi muda yang lebih banyak menghabiskan waktu dengan gawai dan media sosial.

“Kita jemput bola. Kalau menunggu anak muda datang ke perpustakaan, kadang berat. Jadi kita bawa bukunya ke mereka. Sambil nongkrong, bisa baca satu-dua halaman. Yang penting tumbuh dulu rasa penasarannya,ujar Izat.

Tak sekadar menghadirkan bacaan gratis, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi buku ringan, pembacaan puisi, hingga dongeng edukatif untuk anak-anak. Para relawan komunitas tampak aktif mendampingi pengunjung dan menjadi teman diskusi bagi siapa saja yang ingin berbagi cerita maupun pengalaman membaca.

Suasana hangat dan penuh semangat literasi terlihat dari antusiasme para pelajar SMP, SMA, MTs, hingga mahasiswa yang memadati area Lapak Baca. Salah satunya, Siti, siswi , mengaku senang bisa menemukan bacaan menarik tanpa harus mengeluarkan biaya.

Bukunya seru-seru. Tadi baca novel Tere Liye, nggak kerasa sudah 30 menit. Biasanya kalau di HP scroll TikTok terus,” ucapnya sambil tersenyum.

Kegiatan ini sekaligus menjadi angin segar bagi gerakan literasi di daerah. Berdasarkan data dari tahun 2025, tingkat kegemaran membaca masyarakat di Morotai masih berada di angka 59,64 persen atau di bawah rata-rata nasional. Kondisi tersebut mendorong berbagai komunitas dan pegiat literasi untuk terus bergerak membangun kesadaran membaca sejak usia dini.

Melalui program Lapak Baca, ingin menghadirkan ruang belajar yang lebih inklusif, santai, dan dekat dengan kehidupan anak muda. Komunitas ini juga membuka ruang kolaborasi bagi masyarakat yang ingin berdonasi buku layak baca guna memperluas akses literasi hingga ke wilayah pelosok.

Kami percaya literasi itu tanggung jawab bersama. Satu buku yang kamu sumbang, bisa mengubah cara berpikir satu anak Morotai,” tambah Izat.

Ke depan, program Lapak Baca direncanakan akan hadir secara keliling ke desa-desa pesisir dan sekolah-sekolah terpencil di wilayah . Langkah ini diharapkan mampu memperkuat budaya membaca sekaligus menciptakan generasi muda Morotai yang lebih cerdas, kreatif, dan berdaya saing.

Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap pendidikan, membuktikan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah sederhana: menghadirkan buku di tengah masyarakat.

Reporter:fata

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *