PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81
1783837557594

Radar nusantara 7.com//MADIUN, 11 Juli 2026 – Upaya menjaga produktivitas pertanian dan melindungi tanaman padi dari serangan hama terus diperkuat melalui sinergi antara pemerintah dan TNI. Bertempat di area persawahan Jalan Juanda, Kelurahan Pandean, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Babinsa Kelurahan Pandean Koramil 0803/08 Mejayan, Serda Denny, menghadiri kegiatan pembagian obat hama padi kepada kelompok tani yang diselenggarakan oleh Dinas Badan Penyuluhan Pertanian Kabupaten Madiun, Sabtu (11/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam membantu petani mengendalikan organisme pengganggu tanaman (OPT) yang berpotensi menurunkan hasil panen. Selain itu, penyaluran obat hama juga menjadi langkah antisipatif guna menjaga keberhasilan musim tanam sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.

Dalam pelaksanaannya, para petani menerima bantuan obat hama yang akan digunakan sesuai dengan petunjuk dan arahan penyuluh pertanian. Hal ini dilakukan agar pengendalian hama dapat berjalan secara efektif, aman, dan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.

Kehadiran Babinsa di tengah-tengah para petani tidak hanya untuk mendampingi jalannya kegiatan, tetapi juga memberikan rasa aman serta memastikan proses penyaluran berlangsung tertib dan lancar.

Serda Denny menyampaikan bahwa pendampingan terhadap petani merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap sektor pertanian yang memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

“Melalui sinergi antara Babinsa, penyuluh pertanian, dan kelompok tani, kami berharap para petani dapat mengendalikan serangan hama sejak dini sehingga hasil panen tetap optimal dan ketahanan pangan di wilayah dapat terus terjaga,” ujarnya.

Bantuan tersebut disambut baik oleh para anggota kelompok tani. Mereka menilai dukungan pemerintah sangat membantu dalam menghadapi ancaman hama yang kerap menyerang tanaman padi, terutama menjelang masa panen.

Para petani berharap pendampingan dari berbagai pihak, termasuk TNI dan pemerintah daerah, dapat terus berlanjut guna meningkatkan hasil produksi pertanian dan kesejahteraan petani.

Kolaborasi antara Dinas Badan Penyuluhan Pertanian Kabupaten Madiun, Babinsa, dan kelompok tani menjadi bukti nyata bahwa menjaga hasil panen dan ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab petani semata, melainkan tugas bersama demi mewujudkan sektor pertanian yang kuat dan berkelanjutan.

Sumber:humas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *