PROMOSI MEDIA : RadarNusantara7.com siap menjadi mitra publikasi terpercaya | Terima pemasangan iklan | Advertorial | Kerjasama media
20 April 2026
1775645381291.jpg

RADAR NUSATARA7.COM//SIDRAP, Rabu (8 April 2026) – Upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok terus dilakukan aparat kewilayahan. Salah satunya melalui kegiatan pemantauan langsung yang dilaksanakan Babinsa Koramil 1420-01/Panca Lautang di Pasar Sentral Bilokka, Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten Sidrap.

Babinsa setempat, Serda Raswadi, turun langsung ke lapangan guna memastikan harga sembako tetap terkendali serta stok kebutuhan masyarakat dalam kondisi aman. Pemantauan ini menjadi bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk kepedulian terhadap kondisi ekonomi masyarakat di wilayah binaan.

Dalam kegiatan tersebut, Serda Raswadi menyambangi sejumlah pedagang untuk mendata harga berbagai komoditas utama, mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir, telur, hingga kebutuhan bumbu dapur. Selain itu, ia juga memantau langsung aktivitas jual beli guna melihat dinamika pasar secara menyeluruh.

“Kami melakukan pengecekan secara langsung untuk memastikan tidak terjadi kelangkaan maupun lonjakan harga yang signifikan. Harapannya, daya beli masyarakat tetap terjaga dan distribusi bahan pokok berjalan lancar,” ujarnya di sela kegiatan.

Dari hasil pemantauan, diketahui bahwa secara umum ketersediaan bahan pokok di Pasar Sentral Bilokka masih mencukupi. Meskipun terdapat fluktuasi harga pada beberapa komoditas, kondisi tersebut dinilai masih dalam batas wajar dan belum berdampak signifikan terhadap aktivitas perdagangan.

Tak hanya melakukan pendataan, Babinsa juga berdialog dengan para pedagang dan pengunjung pasar. Melalui komunikasi tersebut, ia menyerap berbagai aspirasi terkait kondisi pasar, sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan demi kenyamanan bersama.

Langkah ini dinilai sebagai bentuk sinergi antara TNI AD dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi di tingkat lokal. Kegiatan pemantauan pasar juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, khususnya dalam memastikan distribusi logistik berjalan efektif hingga ke masyarakat.

Dengan adanya keterlibatan aparat kewilayahan seperti Babinsa, diharapkan potensi gangguan terhadap ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok dapat diantisipasi lebih dini, sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi secara aman dan terjangkau.

(Sumber: Humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *