Radar Nusantara7.com +
Ogan Ilir, Senin, 16 Februari 2026 – Senyum semringah terpancar dari wajah 11 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, usai resmi dinyatakan bebas pada hari ini. Momentum tersebut terasa semakin istimewa karena berlangsung di bulan suci Ramadan, bulan penuh ampunan dan keberkahan.
Dengan penuh rasa syukur, para warga binaan itu akhirnya dapat kembali menghirup udara bebas dan berkumpul bersama keluarga tercinta. Suasana haru dan bahagia menyelimuti proses pembebasan, ketika keluarga yang telah menanti menyambut kedatangan mereka dengan pelukan hangat di halaman lapas.
Berkah Ramadan menjadi pengingat sekaligus harapan baru bagi para mantan warga binaan untuk membuka lembaran kehidupan yang lebih baik.
Momen ini bukan sekadar kebebasan secara fisik, tetapi juga menjadi awal perjalanan untuk memperbaiki diri, memperkuat iman, serta kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat.
Pihak Lapas berharap para warga binaan yang telah bebas dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Dengan dukungan keluarga dan lingkungan sekitar, mereka diharapkan mampu menjalani kehidupan yang lebih tertib, produktif, serta menjauhi perbuatan melanggar hukum.
“Masyaallah Tabarokallah, semoga keberkahan Ramadan ini menjadi titik balik untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi,” ungkap salah satu keluarga yang turut menyaksikan momen bahagia tersebut.
Semoga langkah baru yang diambil ke-11 orang tersebut membawa kebaikan, tidak hanya bagi diri sendiri dan keluarga, tetapi juga bagi masyarakat luas.
Sumber: Tim
Editor: Redaksi






