PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
Screenshot_2026-07-13-18-50-31-918_com.whatsapp.w4b-edit

Radar Nusantara7.com | Pulau Morotai – Upaya membangun generasi muda yang berkarakter dan memiliki kesadaran hukum sejak dini terus dilakukan jajaran Polres Pulau Morotai melalui berbagai kegiatan pembinaan di lingkungan pendidikan. Salah satunya dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Buho-Buho, Aipda Elmos E. Pagaya, yang memberikan materi tentang pembentukan karakter serta bahaya penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA) kepada peserta didik baru SMK Negeri 2 Buho-Buho, Kecamatan Morotai Timur, Kabupaten Pulau Morotai.

Kegiatan tersebut berlangsung dalam rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 yang digelar di aula SMK Negeri 2 Buho-Buho pada Senin, 13 Juli 2026, mulai pukul 09.00 WIT. Acara dihadiri oleh kepala sekolah, para tenaga pendidik, serta puluhan siswa baru yang antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Kehadiran Bhabinkamtibmas sebagai narasumber menjadi bukti nyata sinergitas antara institusi kepolisian dan dunia pendidikan dalam membentuk karakter pelajar yang disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Aipda Elmos E. Pagaya menyampaikan materi bertema “Pembentukan Karakter dan Pencegahan NAPZA di Lingkungan Sekolah”.

Di hadapan para siswa, ia menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan rasa saling menghormati sebagai fondasi utama dalam menjalani kehidupan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Selain itu, para siswa juga diingatkan untuk menjauhi berbagai bentuk perilaku negatif yang dapat merusak masa depan, terutama penyalahgunaan narkoba.

“Generasi muda merupakan aset bangsa yang harus dijaga dan dibimbing. Oleh karena itu, sejak dini para pelajar perlu dibekali pemahaman tentang pentingnya menjaga karakter dan menjauhi penyalahgunaan narkotika,” ujar Aipda Elmos dalam penyampaian materinya.

Tak hanya membahas dampak hukum dan risiko kesehatan akibat penyalahgunaan NAPZA, para peserta MPLS juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya memilih lingkungan pergaulan yang positif, menggunakan media sosial secara bijak, serta menghindari tindakan perundungan atau bullying yang kerap terjadi di kalangan remaja.

Dalam sesi penyuluhan tersebut, siswa juga diajak untuk menjaga nama baik diri sendiri, keluarga, maupun sekolah dengan terus mengembangkan potensi dan prestasi yang dimiliki. Pemahaman mengenai etika, sopan santun, serta pentingnya menghormati guru dan orang tua turut menjadi bagian dari materi yang disampaikan.

Sementara itu, Kasat Binmas Polres Pulau Morotai menegaskan bahwa kegiatan penyuluhan di lingkungan pendidikan merupakan langkah preventif yang secara konsisten dilakukan Polri dalam rangka membentuk generasi muda yang berintegritas dan memiliki kesadaran hukum.

Menurutnya, pembinaan kepada pelajar tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga mencakup pembentukan karakter dan penguatan mental agar para siswa mampu menghadapi berbagai tantangan sosial di era modern.

“Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan para peserta didik baru mampu memahami pentingnya membangun karakter yang kuat, menaati tata tertib sekolah, serta menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba maupun kenakalan remaja,” ungkapnya.

Polres Pulau Morotai juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh lembaga pendidikan melalui berbagai program pembinaan, penyuluhan, dan edukasi. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menciptakan generasi muda yang berkualitas, berprestasi, serta siap menjadi penerus bangsa yang berakhlak mulia.

Dengan adanya sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan, diharapkan para pelajar tidak hanya mampu meraih prestasi akademik, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang memiliki karakter kuat, menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan negara.

Sumber:humas

(Redaksi Radar Nusantara7.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *