PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
Screenshot_2026-07-17-15-40-46-420_com.ss.android.ugc.trill-edit

Bojonegoro, Radar Nusantara 7 – Seorang wanita paruh baya diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan melompat dari Jembatan Bengawan Solo yang berada di wilayah Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pada Jumat (17/7/2026). Jembatan tersebut merupakan akses penghubung antara Kabupaten Bojonegoro dengan Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Peristiwa yang menggegerkan warga sekitar itu terjadi pada siang hari dan hingga berita ini diturunkan, identitas korban masih belum diketahui secara pasti. Dugaan aksi bunuh diri tersebut menguat setelah sejumlah saksi mata mengaku melihat seorang perempuan berada di atas jembatan sebelum diduga melompat ke aliran Sungai Bengawan Solo.

Di lokasi kejadian, petugas menemukan sebuah sepeda motor Honda Revo berwarna hitam-kuning dengan nomor polisi K 6746 HN, yang terparkir di atas jembatan. Selain kendaraan tersebut, petugas juga menemukan sepasang sandal yang diduga milik korban yang ditinggalkan di sekitar lokasi.

Beberapa warga yang berada di tempat kejadian perkara (TKP) menyebutkan bahwa sebelum peristiwa itu terjadi, korban sempat terlihat berada seorang diri di atas jembatan. Namun, hingga kini aparat kepolisian masih melakukan pendalaman terkait kebenaran informasi tersebut.

Mendapatkan laporan dari masyarakat, personel Polsek Padangan bersama anggota TNI, Satpol PP, serta tim gabungan lainnya langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan dari para saksi.

Hingga Jumat sore, proses pencarian terhadap korban masih terus dilakukan oleh tim gabungan dengan menyisir aliran Sungai Bengawan Solo di sekitar lokasi kejadian. Petugas juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mempercepat proses pencarian.

Kapolsek Padangan maupun pihak berwenang lainnya belum memberikan keterangan resmi terkait identitas korban maupun penyebab pasti peristiwa tersebut. Polisi mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi dan menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

Peristiwa ini menjadi perhatian warga setempat karena lokasi kejadian merupakan jalur penghubung yang cukup ramai dilintasi masyarakat dari Kabupaten Bojonegoro menuju Kabupaten Blora maupun sebaliknya.

Saat ini, tim gabungan masih melakukan pencarian dan penyelidikan untuk mengungkap kronologi lengkap kejadian tersebut.

Sumber:tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *