PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
1785075469904

Sukabumi | Radar Nusantara7.com – Kebakaran hebat melanda Kampung Adat Kasepuhan Cipta Mulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Sedikitnya 70 rumah adat dilaporkan hangus dilalap api, mengakibatkan sekitar 70 kepala keluarga atau kurang lebih 420 jiwa kehilangan tempat tinggal.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, api diduga pertama kali muncul dari bangunan MCK umum yang berada di tepi kawasan permukiman adat. Sejumlah anak-anak yang berada di sekitar lokasi melihat percikan api di bagian atas bangunan tersebut sebelum kobaran api membesar dan menjalar ke rumah-rumah warga.

Staf Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Sukabumi, Kuswan Hermawan, mengatakan dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik pada bangunan MCK umum.

“Anak-anak yang melihat percikan api langsung berteriak meminta pertolongan kepada warga. Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik di bangunan MCK umum,” ujarnya.

Material rumah adat yang sebagian besar terbuat dari kayu dengan atap ijuk membuat api dengan cepat menyebar. Kondisi bangunan yang berdempetan serta embusan angin kencang semakin mempercepat kobaran api melalap kawasan permukiman adat.

Warga yang saat kejadian sebagian berada di kebun segera berdatangan setelah mengetahui peristiwa tersebut. Dengan semangat gotong royong, mereka berupaya membantu proses evakuasi dan pemadaman bersama petugas.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Namun, hampir seluruh harta benda milik warga dilaporkan ikut terbakar. Besarnya kerugian material masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.

Hingga Sabtu sore, ratusan warga terdampak mengungsi di rumah kerabat maupun tetangga. BPBD Kabupaten Sukabumi bersama Dinas Sosial terus melakukan penanganan darurat dengan menyalurkan bantuan berupa tenda pengungsian, logistik, makanan, pakaian, serta kebutuhan dasar lainnya.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat berwenang. Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik di bangunan MCK umum sebagai pemicu kebakaran, namun hasil resmi masih menunggu proses investigasi lebih lanjut.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama di kawasan permukiman yang didominasi bangunan berbahan mudah terbakar. Masyarakat juga diimbau untuk memastikan instalasi listrik selalu dalam kondisi aman guna meminimalkan risiko terjadinya musibah serupa.

Sumber:(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *